Manado – Dalam sidak yang dilakukan pemerintah kota Manado bersama dengan Pertamina dan wartawan disejumlah pangkalan LPG 3 Kg, didapati sejumlah pemilik pangkalan yang sengaja menyimpan stok gas di gudang.
Mendapati hal ini, Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Manado Charles Rotinsulu mengingatkan bahwa LPG 3 Kg hanya boleh dijual kepada masyarakat yang menggunakannya untuk kebutuhan rumah tangga.
“Setelah didapati saat ini, maka kami mengingatkan kepada para pemilik pangkalan agar gas LPG 3 Kg hanya boleh dijual kepada masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga, bukan kepada pengecer. Kami mengingatkan kepada pemilik toko, gas LPG 3 Kg hanya dijual untuk kebutuhan rumah tangga saja, bukan kepada pengecer atau spekulan. Alasan pemilik pangkalan menyimpan stok gas di gudang kan untuk menghindari pembelian dalam jumlah banyak yang diduga oleh pengecer. Jadi diharapkan itu benar dan dipertahankan,” ujar Charles Rotinsulu, Kamis (14/1/2016).
Terkait tindakan pemilik pangkalan yang menyimpan stok di gudang, Kabag ekonomi meminta pihak pangkalan memajang di depan toko.
“Dalam sidak ditemukan bahwa pihak pangkalan menyimpan stok gas di gudang. Alasannya memang oke, tapi kami sudah meminta kepada pihak pangkalan agar memajang LPG 3 Kg didepan toko, meski hanya beberapa saja. Ini agar masyarakat tahu bahwa stok gas masih ada, sehingga tidak perlu ada aksi borong dalam jumlah banyak karena kepanikan akan kelangkaan gas,” tambahnya. (srisurya)
