
Manado, BeritaManado.com– Lebih dikenal sebagai seorang fotografer dan wiraswasta muda di Kota Manado, Dedy Santo Tiho kini mengadu peruntugannya dengan maju sebagai Caleg DPRD Kota Manado dari Partai PDI Perjuangan.
Berjuang di Dapil Sario-Malalayang yang dikenal dengan istilah “dapil neraka”, Dedy Santo Tiho kepada BeritaManado.com mengaku siap bersaing.
“Pengalaman hidup memulai usaha dari nol hingga sukses, bergaul akrab dengan kalangan paling bawah hingga paling atas sudah saya jalani. Memberanikan diri maju di kontestasi Politik ini pastinya saya siap,” ujar Dedy kepada BeritaManado.com,(Senin,22/5/2023).

Rekam jejaknya sebagai seorang pekerja kreatif di bidang fotografi diakuinya menjadi salah satu modal dirinya dikenal dan bisa bergaul akrab dengan banyak orang.
“Tugas ‘tukang foto’ itu membuat orang tersenyum bagaimana pun caranya bahkan dalam situasi yang tidak memungkinkan sekalipun. Itulah yang dinamakan melayani,” ujar lulusan Fakultas Ekonomi Unklab tersebut.
Keseharian sebagai fotografer kawinan dan studio, Dedy menceritakan sering membantu masyarakat yang membutuhkan, hal itulah yang membuat dirinya terpanggil untuk maju nyaleg agar memiliki kesempatan luas dalam membantu masyarakat.
“Pernah dibayar sukarela hingga puluhan juta, dari orang biasa hingga pejabat. Namun itu semuanya sama, sama-sama klien tidak bisa pilih-pilih, karena perasaan melihat orang tersenyum dengan pekerjaan kita adalah hal yang tidak dapat dinilai dengan materi, khususnya di industri kreatif ini,” ungkapnya
Dalam pekerjaannya sebagai fotografer, Dedy Santo Tiho mengaku banyak suka duka pengalaman di lapangan yang telah dilewatinya dan diakui membulatkan tekadnya untuk maju sebagai caleg DPRD Kota Manado,demi menyuarakan aspirasi para pekerja kreatif.
Menurutnya, jarang ada pekerja kreatif khususnya di Manado yang memberanikan diri terjun ke kontestasi Politik demi menyuarakan aspirasi.
Mengingat pekerjaan sebagai pekerja kreatif kadang masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat, meski di era sekarang menjadi yang paling banyak digeluti anak muda.
“Pekerja kreatif itu mudah bergaul dengan segala kalangan masyarakat karena terjun, mendengar dan melihat langsung apa yang ada disekitar dari sudut pandang yang berbeda. Hal inilah yang kadang terlupakan oleh orang biasanya,” jelas Dedy.

Merantau dari Kepulauan Sangihe ke Manado dan sukses menjadi seorang pengusaha. Kini, Dedy Santo Tiho mengutarakan keinginannya untuk berkontribusi membangun Kota Manado dengan menjadi wakil rakyat.
“Semua karena kemurahan Tuhan bisa terpilih sebagai Caleg DPRD Kota Manado dapil Sario Malalayang dari PDI Perjuangan, mohon dukungannya,” ucap pria dengan jargon BerDEDIkasi tersebut.
Deidy Wuisan
