Kota Manado

Cegah Penyebaran Covid-19, Jerry Massie: Indonesia Perlu Terapkan Lockdown

“Penyakit ini berhasil dimusnahkan di Eropa pada awal abad ke-19, tetapi masih berlanjut pada bagian lain dunia Afrika Tengah dan Oriental, Madagaskar, Asia, beberapa bagian Amerika Selatan,” ujarnya.

Anggaran lockdown, social distancing dan total karantina, memang pertumbuhan ekonomi 0-2 persen melambat utang membengkak.

“Caranya setengah anggaran APBN di alokasikan untuk Covid-19, anggaran 70 Triliun dana desa, Rp120 Triliun dana kesehatan dn Rp131 triliun anggaran PU-PR bisa menutupi soal financial,” ungkapnya.

Jakarta sendiri setidaknya dibutuhkan Rp12,4 triliun untuk lockdown, lanjut Jerry menuturkan khusus lockdown, India menggagarkan Rp353 triliun dari jumlah penduduk yang mencapai 1,3 miliar orang, Negara tetangga kita Malaysia lebih cepat dan tanggap mengatasi wabah Covid-19 dan Negeri Jiran ini pun mengangarkan stimulus Rp920 triliun untuk cegah Covid-19.

“Bukan saja itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump rela berkorban dengan menyumbangkan 3 bulan gaji demi corona, PM dan menteri Malaysia pun ikut mendukung penanganan corona dengan memotong 30 persen gaji mereka selama 2 bulan, Presiden AS menyumbangkan gaji 3 bulan untuk membantu corona, Singapura memotong gaji pejabat publik untuk tim medis, berbeda dengan Indonesia penanganan Covid-19 hanya dianggrkan Rp62 triliun, anehnya pemerintah membuka sumbangan dari masyarakat sebetulnya anggaran pemerintah dikas sampai Febuari yang ngangur sampai Rp270 triliun,” tuturnya.

Sampai kini, lanjutnya lagi menuturkan Covid-19 telah menyebar ke-200 negara dengan jumlah kasus sebanyak 662.073 dan jumlah korban meninggal mencapai 30.780.

“Di Indonesia dilaporkan korban meninggal terus bertambah sampai 29 Maret 2020 berjumlah 1.155 kasus, 102 korban meninggal dan 59 orang sembuh. Amerika Serikat (AS) menggeser Italia dengan jumlah kasus yang dirilis Jhon Hopkins University yakni, 127.131 kasus 2.202 orang meninggal dan 3.321 pasien sembuh,” tuturnya.

Dia juga mengatakan menterinya Presiden Jokowi pun kehilangan akal, bahkan no action and no concept dalam menghadapi situasi genting ini.

“Seharusnya mereka mencari solusi atau formula yang tepat mengatasi persoalan ini. Pemerintah diperhadapkan antara nyawa dan krisis, benar pernyataan Presiden Ghana Nana Addo Danwa Dakufo-Addo, ‘Kami tahu bagaimana menghidupkan kembali perekonomian, yang kami tidak tahu adalah bagaimana menghidupkan kembali orang meninggal’,” ujarnya.

Saat ini hampir 10 daerah menerapkan local lockdown sebentar lagi bakal ke arah total lockdown, lanjutnya lagi, Hari ini dipastikan Kabupten Toli-toli Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan (Sulsel) serta Kota Bogor akan mengikuti jejak Kota Tegal dan Papua.

“Saya berharap Presiden menerapan total lockdown untuk menyelamatkan bangsa ini,” harapnya.

(***/Rei Rumlus)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara