Para pengusaha pariwisata yang menyertai kunjungan Gubernur ke Tokyo saat itu mengaku salut dan optimis penerbangan ini akan berkembang, dari seminggu sekali akan menjadi beberapa kali seminggu.
Sejumlah pengusaha Sulut seperti grup investasi pembiayaan Bank Prismadana dipimpin langsung Dirut Johanis Christianus Salibana ikut serta, antaranya ajaran Komisaris Prismadana Henry Lumintang dan Audy Lumintang menyertainya.
Dari sektor pariwisata Sulut terlihat para pengusaha seperti Merry Karouwan II, Paquita Widjaja, hingga Ketua ASITA Sulut Moudy Paat dan Sekretaris Melisa Patricia Sualang, Deiby Pangemanan ikut hadir.
Pakar pariwisata dari Politeknik Negeri Manado Prof Intourism DR Betel Lagarense lengkap dalam formasi tim Sulut ke Narita saat itu.
“Ini full team. Kami akan mengadakan table top. Jualan paket wisata dengan Agent Tokyo Jumat siang,” jelas Sigit Budiarso selaku GM Mercure Hotel, didampingi perwakilan perhotelan lainnya.
Soal Dampak Kehadiran Penerbangan Manado-Narita, Apa Kata Mereka?
“Kami miliki banyak wisatawan Eropa dan dan Amerika. Sebulan bisa ratusan orang,” kata Candy Bastiaan owner Resort Bastiaanos.
“Terbukanya penerbangan Manado Narita akan kian mendorong pariwisata kota akan maju,” kata Angelic Angelique Batuna Charlton , owner resort dan dive Murex.
Saya kagum sosok Gubernur OD di balik suksesnya penerbangan langsung ini.
Jelang jam 12 siang Kamis bersejarah itu, keriuhan bandara Narita yang padat diterbangi berbagai maskapai dunia, seolah menegaskan langkah kaki penuh keyakinan Gubernur Olly Dondokambey keluar dari terminal bandara Narita.
Didampingi Sekprov Steve Keppel nan enerjik, orang nomor satu Sulut ini menyapa ke arah saya, “ayo kita rebut pasar Tokyo (Jepang). Penerbangan ini harus berkelanjutan,” tegas OD, sapaan akrab Gubernur peraih predikat tokoh investasi dan pendamai oleh sejumlah lembaga nasional ini kepada saya.
Maju terus Sulut Hebat.
Maju terus Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw serta jajaran.
Sulut Hebat itu,
Torang Samua!
(***/jenly)
