
Penulis: Jenly Wenur
Sudah merasa layak dapat bantuan sosial, tapi nama tidak kunjung muncul atau bansos tiba-tiba dihentikan? Bisa jadi penyebabnya adalah nilai desil dalam sistem data kemiskinan nasional yang masih terlalu tinggi.
Kabar baiknya, ada jalur resmi untuk mengajukan pembaruan data — dan ini bisa dilakukan mulai dari HP hingga kantor desa.
Apa Itu Desil dan Mengapa Bansos Bisa Zonk?
Desil adalah angka peringkat kesejahteraan yang ditetapkan pemerintah berdasarkan kondisi ekonomi rumah tangga.
Sejak awal 2026, Kemensos mulai mengintegrasikan sistem lama DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) ke dalam DTSEN — Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, sistem data kemiskinan terbaru yang lebih komprehensif dan terintegrasi lintas kementerian.
Dalam sistem ini, setiap rumah tangga mendapat peringkat desil 1 hingga 10 dengan logika sederhana:
Semakin kecil angka desil, semakin besar peluang mendapat bansos.

Inilah mengapa banyak warga yang merasa layak namun bansos-nya dihentikan — karena dalam database DTSEN, mereka tercatat di desil 4 ke atas dan dianggap sudah mampu secara ekonomi.
Bisakah Desil Diturunkan Sendiri Lewat HP?
Perlu dipahami bahwa desil tidak bisa diubah secara instan.
Tidak ada tombol ajaib yang langsung menurunkan angka desil dari HP.
Yang bisa dilakukan adalah mengajukan Usulan Pembaruan Data atau Mekanisme Sanggah secara resmi — lalu pemerintah yang akan memverifikasi dan memproses perankingan ulang melalui sistem DTSEN.
Berikut alur resmi yang berlaku per Juni 2026:
Langkah 1 — Cek Dulu Status Desil Kamu
Sebelum mengajukan apapun, pastikan kamu tahu posisi desil saat ini.
Via Aplikasi: Unduh aplikasi “Cek Bansos” resmi Kemensos di Play Store atau App Store
Via Website: Akses cekbansos.kemensos.go.id
Masukkan NIK dan data KK untuk melihat status kepesertaan dan posisi desil dalam sistem DTSEN
Langkah 2 — Ajukan Usulan Pembaruan via Aplikasi
Jika desil dinilai tidak sesuai kondisi sebenarnya, gunakan fitur resmi di dalam aplikasi Cek Bansos:
Buka aplikasi ? masuk ke menu Profil
Pilih “Usulan Pembaruan” atau “Tanggapan Kelayakan”
Isi formulir dengan jujur dan apa adanya — meliputi kondisi rumah, penghasilan bulanan, dan kepemilikan aset
Kirim usulan dan simpan nomor tiket sebagai bukti pengajuan
Penting: Isi data secara jujur. Sistem DTSEN dirancang dengan verifikasi lapangan — data yang tidak akurat akan terdeteksi saat petugas datang ke rumah.
Langkah 3 — Jalur Birokrasi Offline (Musdes/Muskel)
Setelah pengajuan dikirim — baik via aplikasi maupun laporan langsung ke kelurahan/desa — proses selanjutnya berjalan di tingkat birokrasi:
- Petugas Pendamping Sosial akan datang ke rumah untuk melakukan verifikasi faktual kondisi ekonomi keluarga
- Hasil survei lapangan dibawa ke Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel)
- Forum ini yang menentukan perankingan ulang desil dalam sistem DTSEN
- Data yang disetujui diteruskan ke Dinas Sosial –> Kemensos untuk diperbarui secara resmi
Proses ini umumnya membutuhkan waktu 1–3 bulan tergantung jadwal Musdes/Muskel setempat.
