Tondano – Para kandidat calon petarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa 2018 mendatang perlu pertimbangkan keterwakilan perempuan. Hal itu dinilai kalangan pengamat sebagai salah satu peluang, karena suara perempuan cukup besar.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Dr Jerry Massie kepada BeritaManado.com, Senin (11/4/2016) mengatakan bahwa sudah waktunya para calon petarung dan partai politik memberikan peluang kepada kaum perempuan.
“Meski demikian mekanisme perekrutan tetap harus mengacu pada aturan hukum yang ada dari pemerintah dan juga internal partai. Mereka yang dianggap layak untuk maju sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati juga diminta untuk memainkan strategi politik yang santun dan elegan,” kata Jerry.
Ditambahkannya, walau bagaimanapun, yang paling memahami kebetuhan dan kepentingan kaum perempuan adalah dari perempuan itu sendiri. Hal bukan hal untuk coba-coba, akan tetapi bagaimana memberikan sentuhan kapum perempuan dalam menjalankan sistem pemerintahan Minahasa kedepan. (frangkiwullur)
