Figur Sentral di Daerah 144 Pulau
TAHUNA – Julukan sebagai Tokoh Pembaharu Nusa Utara yang disandangkan sejumlah elemen dan organisasi masyarakat Nusa Utara kepada Bupati Sangihe Drs Winsulangi Salindeho, ternyata bukan isapan jempol.
Birokrat dan politisi yang berperangai rendah hati ini tercatat sebagai salah satu figur sentral dalam berbagai perubahan dinamika sosial politik di kawasan 144 pulau itu. Bu Winsu—sapaan akrabnya—dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong pemekaran dua kabupaten di Nusa Utara.
“Nusa Utara menjadi tiga kabupaten itu tak lepas dari kerja keras birokrat handal yang kini sebagai Bupati Sangihe ini,” ujar Ridi Manikoe, warga Tahuna yang juga berprofesi sebagai jurnalis itu.
Dipapar Manikoe, ketika masyarakat Talaud meminta pemekaran wilayahnya menjadi kabupaten, Salindeho sebagai Wakil Bupati Kabupaten Induk Sangihe terjun langsung melakukan percepatan pemekaran tersebut. Hal itu juga terjadi ketika warga Sitaro mengupayakan pemekaran wilayahnya.
“Bu Winsu memang tokoh sentral Nusa Utara. Ini yang membuat sosoknya tak saja disenangi masyarakat Sangihe tapi juga oleh masyarakat tiga kabupaten di Nusa Utara,” tegas Manikoe.
Sementara Kandidat Bupati Sangihe dari PG itu saat diminta tanggapannya di sekitar Strategi Pembangunan Nusa Utara mengatakan, pembangunan tiga kabupaten di kepulauan tersebut harus bisa bersinergi secara terencana dan terpadu. “Semua aspek pembangunan di sana saling terkait. Jadi, perlu ada perencanaan bersama dalam hal pembangunan dan pengembangan wilayah,” papar Salindeho.
Menurutnya pembangunan berbagai infrastruktur ekonomi di Nusa Utara harus terkoordinasi hingga pemanfaatannya tersinergi.
“Tapi saya sendiri sangat bersyukur, Nusa Utara saat ini sudah berada dalam titik kemajuan yang signifikan dalam meraih semua peluang peruntungan bagi pengsejahteraan rakyat,” tutup kandidat dengan tingkat dukungan masyarakat tertinggi jelang suksesi Sangihe itu.(abm)
