


MANADO – Setelah dibuka dengan ibadah, para Grand Finalis Remaja Teladan (Retel) Sinode GMIM 2011 ini pada Sabtu, (1/10) dengan perlengkapan kebersihannya langsung membersihkan sampah yang ada di pantai Bunaken. Uniknya, kegiatan bersih-bersih yang dipimpin Sekertaris Komisi Remaja Sinode GMIM Meksi Sahensolar beserta Sekretaris Panitia Retel Hesky Naray dengan cara dilombakan, dibagi tiga kelompok dari 28 peserta, mereka diminta untuk mengumpulkan sampah plastik yang ada di tepian pantai sebanyak-banyaknya.
Para peserta juga mendapatkan materi tentang lingkungan hidup oleh Sahensolar. “Ini kita didik mereka agar sejak dini mereka boleh menjadi teladan bagi orang lain tentang bagaimana mencintai lingkungan. Sederhana, diawali dengan membuang sampah pada tempatnya,” tambahnya sambil mencontohkan apabilah dalam satu jam setiap orang membuang tisu sembarangan, berapa banyak tisu bila dikalikan jumlah penduduk di Kota Manado yang dibuang setiap hari. Dan dampaknya juga akan berimbas pada kerusakan lingkungan.
Ditambahkan Naray, “bahwa kita mengambil lokasi Bunaken bukan semata-mata untuk tujuan lain tetapi karena Bunaken adalah wajah wisata Kota Manado bahkan Indonesia di dunia Internasional. Mengingat juga saat ini Bunaken sedang disorot kebersihannya oleh media-media sampai media internasional juga, yang malu adalah kita sebagai orang Manado, dan seharusnya orang Manado lah yang mencari solusi masalah kebersihan ini karena ini tanggung jawab kita bersama. (jrp)

Mantap Grand Finalis Remaja GMIM semoga bisa menjadi teladan bagi semua orang dalam segala hall, hidup Remaja GMIM
tetap ingin supaya Bunaken itu lebe bersih, taurus, fasilitas2 dikembangkan.
Pemprov atau Pemkot, ayo kase Bunakan jo ke tangan swasta rupa itu dari Lippo Group supaya dorang kembangkan dan bisniskan sj itu Bunaken.
iyo kang, katanya torang mensyukuri berkat2 Tuhan tapi kalakuan jaoh dari itu noh. musti blajar supaya hidop bersih2.
Torang..masih mending kasiang itu Sulut ada di tropical zone, banyak rumut2 pohon dsb. Coba na bayangkan kalau nda ada rumput deng pohon di sepanjang jalan…lebeh kantara tu sampah karna nda tertutup rumput2 sama deng di Bangladesh, India, Somalia…
Dasar jorok..samua
perhatikanlah Bunaken, rawat dan lestarikan aset ini yang diberikan Tuhan.
soal sampah jangan cuma persoalkan Bunaken..kalu mo suka wisman manca negara suka mo datang berbondong pa kitorang pe daerah karena tertarik dengan diape keindahan alam,….noh ator tu kebersihan disemua tampa…
maaar adohhh.. coba lihat tepi jalan kiri kanan Tomohon Manado..tu sampah..
kong sadiki jo.. hari hari bagitu.. sapa yang salah? petugas ? ahh.. torang belum
punya mental kebersihan no..So berapa kali kita lia kalu bawa oto, ada saja yang lempar platik bekas minuman, tissue dll seenaknya dilempar dijalan…
Bagimana wayoutnya….?
butul itu Jeffry Kawengian, musti teruskan ke Pemprov deng masyarakat. teruskan, kalo nyak mampu, kase sewa ato jual jo itu Bunaken pa orang2 USA, Australia ato Spore supaya dorang yang kembangkan secara profesional.
Jang cuma remaja gmim,..samua harus berkontribusi,,pemkot dan masyarakat sekitar manado deng bunaken harus lebe aktif.karena remaja gmim ini cuma satu hari. Depe besok danselanjutnya harus warga dan aparat setempat terus menerus secara berkesinambungan… Oke,..?
Adano, rupa recycle dang itu kang, ckckckck.
BUNAKENKU TERSAYANG DAN TERSOHOR, BUNAKENKU YANG TUA DAN MALANG. HANCUR-HANCUR HATIKU, HANCUR MENATAPMU PENUH DENGAN KOTORAN.
Haha..pantas na pe nama komentator..
Dong se tinggal di perahu tu sampah kong tukang perahu buag ulang ka laut
Iyo, semoga semakin banyak warga yang sdar. Karena kebanyakan sampah2 di Bunaken berasal dari Manado.
Good job. Kong tu sampah plastik da angka da pi taruh dimana? Jangan2 komang cuma se tinggal di Bunaken kong depe eso cuma bale ulang ke pante….
Kita so duga pasti cuma imbauan kerja bakti..
Nanti 3bulan depan penuh sampah lagi…
Pemnda pe terobosan yang perlu!
Jangan torang tuduhsapa2 yang salah mengenai sampah bunaken.
Harus torang samua dari anak2 sampe orang tua tertib sampah artinya
punya mental kebersihan tidak buang sampah sembarangan.
Kasihan yang bersihkan sampah di Bunaken..padahal sampahnya berasal dari pantai pesisir Minahasa jadi kalu asalnya sudah kotor ya tetap saja tempat tujuannya kotor terussssss.. sekarang dibersihkan, besok kotor lagi..coba kalau tidak ada sampah2 yang dibuang sembarangan pasti tidak ada sampah hanyut keluar sampai Bunaken..
…SAMUA HARUS BAGINI …
…PEJABAT-PEJABAT…PNS..MASYARAKAT ORGANISASI POLITIK, PEMUDA…GEREJA SAMPE ITU ORANG-ORANG DI PENJARA SURUH KASE BERSIH ITU BUNAKEN….
…KALO NYANDA BAGINI ..SO NYANDA ADA ITU WISATA TAMAN LAUT BUNAKEN…KURANG ADA WISATA PASAR JENGKI DAN PASAR 45 SABANTAR…
Memang musti begini…..dan musti konsisten. Jangan sekedar seremonial belaka. Diharapkan dorang2 ini dapat jadi teladan di lingkungan masing-masing. Satu lilin dapat menyalakan 1000 lilin. Klo bukan torang siapa lagi? Kalo bukan sekarang kapan lagi? lanjutkan!
Memang musti begini…..dan musti konsisten. Jangan sekedar seremonial belaka. Diharapkan dorang2 ini dapat jadi teladan di lingkungan masing-masing.
Satu lilin dapat menyalakan 1000 lilin.
Klo bukan torang siapa lagi?
lanjutkan!!
Wahhhh dia p judul mantap,,,,,, yang kita suka dari topik ini dia p judul.
Bunaken Bisae, orang manado, menajemen pengelolah, pemerintah juga bisae dimata wisatawan lokal maupun mancanegara…… malu-malu in.
Pasukan Kuning …… Lanjutkan
ayo orang siapa menyusul….. itu juga kan ngoni pe sampah.
seharusnya stimulus yg Remaja GMIM harus di respon semua pihak, apalagi pemerintah.
ini salah satu bukti, ternyata masih ada yang peduli dengan Bunaken, kebersihan serta cinta lingkungan…….. seharusnya orang tua anak2 ini berbangga. Bravo Remaja GMIM
bagitu kuak, remaja2 teladan GMIM, bayangkan kalo samua orang di satu hari bekeng2 bersih Bunaken rupa ini maka lebe sadiki itu beban sampah.
remaja2 teladan GMIM, mudah2an itu praktek bukang cuma buat acara ini neh, tapi jadikanlah itu semboyan dan gaya hidup bersih2 lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan lebe luas lei.