Berita Utama

Bukan Lagi Adu Kuat di Lorong Gelap, Tapi di Ring Terang dengan Sportivitas, BOTS Harapan Baru Redam Kekerasan Remaja

Bukan Lagi Adu Kuat di Lorong Gelap, Tapi di Ring Terang dengan Sportivitas, BOTS Harapan Baru Redam Kekerasan Remaja
Dir Binmas Polda Sulut KBP Rio Alexander Penelewen / pelaksanaan BOTS di God Bless Park Manado.

Manado, BeritaManado.com – Fenomena tawuran antar anak muda yang belakangan kerap terjadi di sejumlah titik di Kota Manado menjadi perhatian serius banyak pihak.

Bentrokan yang melibatkan remaja dan kelompok pemuda sering kali dipicu persoalan sepele, mulai dari ego antar kampung hingga kesalahpahaman di media sosial.

Di tengah situasi tersebut, hadir sebuah pendekatan berbeda yang mulai dilirik sebagai jalan keluar: olahraga, khususnya tinju.

Ajang tinju terbuka bertajuk “Boxing on the Street” yang digelar Pertina Sejati dan Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Sulut ( Ditninmas Polda Sulut) di God Bless Park Manado, bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembinaan bagi anak-anak dan pemuda yang tertarik dengan olahraga tinju, terlebih kepada “peks-peks” yang selama ini dikenal sebagai “jago kampung”.

Di Sulawesi Utara mereka biasa disebut dengan istilah “peks-peks”, yakni anak muda yang dikenal berani berkelahi di lingkungan kampung, namun belum memiliki wadah yang tepat untuk menyalurkan kemampuan dan energinya secara positif.

Bukan Lagi Adu Kuat di Lorong Gelap, Tapi di Ring Terang dengan Sportivitas, BOTS Harapan Baru Redam Kekerasan Remaja

Kegiatan yang digelar pada 16-17 Februari 2026 ini membuka kesempatan bagi mereka untuk masuk ke ring bukan sebagai pelaku tawuran, tetapi sebagai atlet yang dibina secara profesional.

“Kalau energi anak muda ini tidak diarahkan, akhirnya tersalurkan lewat perkelahian di jalan. Tapi kalau diarahkan lewat olahraga, hasilnya bisa berbeda,” ujar Willy Areros, akademisi sekaligus pegiat olahraga di Sulawesi Utara.

Lewat “Boxing on the Street”, para peserta tidak hanya bertanding, tetapi juga mendapat pelatihan teknik dasar, disiplin, serta pembinaan mental dari pelatih dan sasana tinju resmi.

Bukti nyata, ada pada partai eksebisi antara seorang tukang parkir dan nelayan, yang sebelumnya berselisih pahan dikampung, sehingga akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan keduanya di ring tinju, Selasa malam (17/2).

“Ini menarik dan jangan terjadi, meski tidak ada yang menang, keduanya selesai dengan berpelukan dan saling merangkul bahkan menerima apresiasi dari penitia penyelenggara”, ungkap Enrico, satu dari ratusan warga yang rela meski diguyur hujan deras menyaksikan langsung partai eksebisi tersebut.

Sementara, pihak penyelenggara menilai, banyak anak muda yang sebenarnya memiliki potensi besar, hanya saja kurang ruang pembinaan dan perhatian.

Bukan Lagi Adu Kuat di Lorong Gelap, Tapi di Ring Terang dengan Sportivitas, BOTS Harapan Baru Redam Kekerasan Remaja

“Daripada mereka bertarung di jalan tanpa aturan, lebih baik bertarung di ring dengan sportivitas. Di sini ada wasit, ada aturan, ada pembinaan,” kata Kombes Pol Rio Alexander Penelewen selaku Dirbinmas Polda Sulut juga pelaksa kegiatan.

Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Utara yang turut mendukung kegiatan ini berharap ajang tersebut menjadi solusi sosial dalam menekan angka kekerasan remaja.

Tinju, yang selama ini identik dengan kerasnya pukulan, justru dipandang sebagai olahraga yang mengajarkan kontrol diri, disiplin, dan rasa hormat kepada lawan.

“Kami sudah menawarkan sejak tiga minggu sebelum pelaksanaan, kalau ada yang jago di kampung silakan datang. Kalau mau, kita latih,” kata Kombes Pol Rio.

Masyarakat pun menyambut positif kegiatan ini. Banyak warga berharap program seperti ini terus berlanjut agar anak-anak muda Manado memiliki wadah yang sehat untuk berkembang, sekaligus mengurangi potensi tawuran yang meresahkan.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan sepenuhnya dari Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang terlihat hadir, bahkan menikmati langsung selama 3 jam, para 160 anak-anak muda dari 19 sasana di Sulawesi Utara berlaga.

“Sangat bagus ide Kombes Rio dan kawan-kawan. Saya lihat antusias dari sasana-sasana ini, termasuk para atlet, sangat baik persiapannya,” ujar Yulius Selvanus.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara