Berita Utama

Buka Jurusan Bodong, Mantan Rektor UNIMA Terancam 20 Tahun Penjara

Unima

Manado – Apa yang dilakukan oleh Mantan Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) Philoteus Tuerah menunjukan kebobrokan sistem pendidikan di negeri ini khususnya di Sulawesi Utara.

Terkait hal itu, Ketua Harian DPP Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) Dr Jerry Massie mengatakan, perbuatan yang dilakukan oleh Tuerah sangatlah irasional dan melabrak aturan tentang pendidikan tinggi.

“Pasalnya, beliau seorang Rektor apa dia tidak tahu regulasi yang ada tentang perguruan tinggi?” tutur Massie kepada BeritaManado.com, Minggu (15/5/2016).

Menurut Massie, perbuatan Tuerah merupakan bagian dari korupsi yakni “abuse of power” menyalahgunakan wewenang atau kekuasaan.

Tuerah dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Pasal 3 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 dan perbuatan ini terancam dipidana penjara 1 tahun sampai 20 tahun bahkan seumur hidup dan denda paling sedikit Rp50 Juta dan paling banyak Rp1 Milyar.

Penyalahgunaan wewenang itu jelas Massie misalkan ; 1) Melanggar aturan tertulis yang menjadi dasar kewenangan ; 2) Memiliki maksud yang menyimpang walaupun perbuatan sudah sesuai dengan peraturan ; 3) Berpotensi merugikan negara.

“Tentu saja ini mencoreng nama Sulut di mata nasional, bukan hanya itu saja, akan tetapi kredibilitas Unima bakal diragukan dan ini akan menurunkan prestisius Universitas Negeri itu sendiri,” kata Massie.

Hal lainnya jelas Massie perbuatan Tuerah bertentangan dengan regulasi atau aturan yang tercantum dalam UU Sikdiknas No. 20 Tahun 2003 terancam 10 tahun penjara dan denda. Bukan hanya itu, perbuatan tersebut juga melanggar UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Dikti).

“Yang saya heran sejak 2011 perkuliahan ilegal ini dilakukan, sudah berapa banyak yang tertipu dengan perkuliahan bodong tersebut? Apa rektor tidak tahu jika tidak ada izin Dikti tidak bisa membuka kuliah program Magister Pendidikan dan Program Administrasi Negara di Papua dan Nabire,” tegas Massie.

Massie mendesak pihak kepolisan mengungkap praktik-praktik ilegal bidang pendidikan di Sulut yakni praktik kuliah illegal serta ijasah palsu.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir memberhentikan Rektor Universitas Negeri Manado Philoteus Tuerah karena rektor itu membuka jurusan bodong.

Dua jurusan yang dibuka tanpa izin adalah Program Magister Pendidikan dengan jumlah mahasiswa 67 dan Program Administrasi Negara dengan 47 mahasiswa.

Dua jurusan itu dibuka di Nabire, Papua, dengan proses belajar-mengajar jarak jauh.

“Dua jurusan itu tak memiliki izin. Ironis kalau ini terjadi di universitas negeri, memalukan,” kata Nasir di Jakarta, Jumat.

Selain itu, Unima diketahui membuka program studi S1 Jurusan Kesehatan Masyarakat dengan jumlah mahasiswa mencapai 2.000.

“Ini pelanggaran berat. Rektor Unima telah melanggar Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi,” ucap Nasir.

Setelah Philoteus diberhentikan, jabatan rektor dipegang sementara oleh Inspektur Jenderal Kementerian Riset Jamal Wiwoho sampai kasus ini tuntas.

Nantinya Unima akan memilih rektor baru sesuai dengan aturan universitas.

Terkait dengan nasib para mahasiswa program studi tanpa izin ini, Nasir akan mencari solusi agar mereka dapat melanjutkan studinya.

“Intinya, para mahasiswa yang mengikuti kuliah ini adalah korban kebobrokan manajemen universitas,” tutur Nasir.

Besar kemungkinan kasus ini akan dilimpahkan ke meja hukum karena banyak yang merasa tertipu dengan adanya jurusan bodong ini. (**/jerrypalohoon)

 

15 tanggapan untuk “Buka Jurusan Bodong, Mantan Rektor UNIMA Terancam 20 Tahun Penjara”

  1. Sikat sampai kroni2nya….pasti banyak pendukungnya yg pejabat sekarang mengetahui permainannya…harus di usut tuntas

  2. Yang btul brani buka jurusan baru bersamaan dgn urus dasar hukumnya.Alm Adam Malik bilang smua bisa diatur. Lalu penyanyi Kus Plus bilang di-Indonesia tongkat dan batu jadi tanaman. Artinya bentuk synkronisasi dan beri konstribusi untuk kemajuan masyarakat yg lebih sejahtra. Tak tebilang DR Ir Msc ayo pateri paten tehnologi yg bermanfaat.

  3. Upaya pendahulu mati-matian menjaga mutu, tercoreng pelanggaran hukum. Mestinya jauh-jauh hari dibimbing dan dicegah…oleh pengawas yg benar2 bertanggung jawab. Di tangan Irjen sbg pelaksana tugas Rektor diharapkan penyelesaian secepatnya tanpa korban org-org tak bersalah. Konsolidasikan staf dn manajemen Unima, lanjutkan peningkatan mutu Tridharma di Unima. Kita doakan bersama sukses pak Irjen dn staf.

  4. Nila setitik merusak susu sebelanga…
    Kasiang e.. prestasi dan nama baik yg terbangun dari jaman ikip, tenggelam hanya dlm waktu sesaat..
    Memang betul prof tuerah salah dlm hal ini.. tapi kalo dipikir2 nda mungkin smua itu mo jadi kalo cuma prof tuerah p bekeng2.. apalagi so sampe terbit ijazah.. kalau kuliah jarak jauh depe kemungkinan rekayasa mungkin lebih besar.. tapi mahasiswa yg kuliah reguler, nda masuk akal kalo memang bodong kong baru ketahuan stelah ada 2000 mahasiswa.. berarti ada pembiaran ato bisa jadi kerja sama.. nasi so jadi bubur, pelajarn berharga untuk torang smua. Seberapa baik pun tujuan kita, aturan adalah tetap aturan. Bau busuk dibungkus rapi sperti apapun pasti akan tercium juga. Hanya berharap yang terbaik untuk almamater.

    • sapa le mo sangka kwa, kepanjangan tangan menteri terus sangat berani buka nda ada ijin, lebih parah lagi dengan status kelas jauh.
      Kenapa ijin perlu : supaya terjamin kualitas, mutu, tidak asal asalan.
      Kenapa baru ketahuan sekarang : selama ini nda ada yang sangka, setelah terblok, terindikasi penyimpangam akademik, maka ketahuan.
      Ada nda kejanggalan laeng : ada, coba cek jo ada yang baru beberapa taong jadi pegawai, dosen sekarang so pegang jabatan eselon ( dekan, pembantu dekan = anak dg ade). Masih ada le prodi laeng yang perlu di usut, termasuk mengalir kemana uang SPP bodong itu.
      Ijazah s2 ada juga yang di perintahkan menteri untuk di batalkan, dan rektor membatalkan itu, bayangkan jo, strata 2 batal, sadisss..
      Salah pegawai ? : nah lho cuci tangan modus baru ? Pegawai mana coba sebut yang punya kewenangan sama deng rektor kasiang ato petinggi laeng ?

  5. sebenarnya semua data ijaza bole terdaftar asalkan jangan pegawai staf yg bermalas malasan dalam pemasukan data. Mahasiswa sudah sekian lama memasukan data tapi buktinya pegawai staf unima sangat leled apalagi bagian2 staf fakultas.
    menurut saya sebenarnya tidak ad jurusan atau program studi yg bodong.
    apalagi seperti ilmu kesehatan masyarakat untuk mencapai akreditasi itu membutukan syarat2 yang banyak untuk sementara konsentrasi ilmu kesehatan masyarakat sampai saat ini belum ada kelulusan itu salag satu syarat untu menjadi progam studi.
    sebenarnya taraf akreditasi paling terbaik universitas negeri di Sulut adalah unima. bpk. tuera tidak dipecat tapi sudah ada pemilihan rektor dan pengantian suluruh pejabat uniman bulan lalu.
    pembayaran spp juga bukan ke langsung rekeningnya Rektor tapi disitu di tulis mengatas namakan rektor unima tidak masuk ke rek.rektor… bisa dilihat ke bukti2 pembayaran spp mahasiswa. Menurut saya berita ini hanya ada org2 yg ingin menjatuhkan stelah adanya pemilihan dan rotasi pejabat.

    • Tidak masuk akal bila dikatakan UNIMA terbaik akreditasi, mungkin indinesia maju baca peringkat UNIMA dari belakang, ada prodi seperti panas bumi, ikmas, tidak ada ijin, ya jelas tidak ada akreditasi, di bilang tidak bodong ? Tidak terdaftar, tidak ada pangkalan data ya jelas bodong, kan UNIMA pangkalan datanya resmi kecuali UNIMA ganti status menjadi Universitas iNI Milik tuerAh, pangkalan datanya jelas ada di tomohon di rumah bertingkat 3 itu.
      Kemudian soal rekening, semua SPP masuk ke rekening rektor harusnya, dalam kasus ini anehnya tidak, diduga ke rekening an DR philoteus tuerah ( ya memang mungkin mengatasnamakan pribadi yang juga saat itu rektor, namanya juga betul mengatas namakan, tapi mungkin juga salah karena mungkin ada nama yang sama )
      Soal pemilihan, itu soal lain lah, ini soal pidana kok, soal skandal pendidikan terbesar di Indonesia, belum ada sto yang dapa pecat bagini.
      Unima unima..

    • Unsrat pe peringkat jauh di atas Unima
      Unsrat peringkat 70, Unima cek sandiri jo

  6. Ijin itu untuk kontrol kualitas, tenaga cukup nda, infrastruktur memenuhi standar nda, klo nda memenuhi kualifikasi pengajar, nda cukup ruangan kelas, nda bisa di evaluasi, beking diam diam, ini maksudnya apa?
    Ini jelas jelas pembela yang nda rasional, ini UNIMA bukan cuma tampa kursus, ini UNIMA, depe ijazah ja pake di karja, dasar guru guru sertifikasi
    Kalo sumber guru gurunya so nda JUJUR, nda Berintegritas, nda TERUKUR, apa le klo so transfer langsung k rekening pribadi, bos depe arti apa itu ?
    Itu depe nama KORUP, mana ada SPP pake rekening pribadi, memang ini UNIMA philo pe nenek moyang punya ? Ini negara punya boss, rakyat punya
    Kasiang, bela buta buta, so skandal akademik ini bos, skandal terbesar.
    Siapa berbuat dia bertanggung jawab

  7. karna torang negara Hukum, harus sesuai dengan peraturan yang berlaku, nda boleh sembarangan seenaknya mo badiri Program studi. kalu memang memenuhi syarat.. ya ok!
    tapi kalu diam-diam kong ba paksa, berarti ada maksud ley itu..

  8. Motivasi itu penting!
    Pertanyaannya, kenapa nanti somo akhir jabatan baru brani mo ungkap klu itu benar? Kenapa ndak dari awal2? atau jangan2 karna kurang sama, mo ingin jabatan jadi kurang ja baku cungkel? So ndak da tampa pait ech! Qt sih bukan mo dukung pa tu mantan rektor, mar klu mo pikir2 sebenarnya so butul tu manta rektor bekeng bagitu, klu pun itu benar, karna apa? Sapa ndak senang mo difasilitasi buat kuliah? tanya apa tu Dikti so perbuat for mo se master dgn dktor tu org2 papua? Apa yg do da berikan spaya tu org2 papua boleh mo kuliah S2 dgn S3 asal pa dong tempat sandiri, ndak mo kemana-mana lagi? kurang ukur! Kalu mo bale tanya pa tu org2 papua, qt yakin skali dong mo lebe pilih pa tu apa yg tu manta rektor da bekeng di banding apa yg tu kemenristekdikti da bekeng ini! Kiapa dang tu kemenristekdik baru mo brani bertindak skarang, saat lagi panas2nya pergantian pimpinan Unima? Jangan2 ada senkuni yg rajin bertandang ke kemeristekdikti? Klu pun benar itu, apa dong p motivasi? Butul mo bekeng bagus tu Unima atau karna mo suka rebut tu tampuk pimpinan? Udang dgn katang bakar sama merah! Bulum tantu klu org laeng yg pegang kong mo lebeh bagus, kurang ukur! So ndak tahu malu, bukannya baku topang bekeng bagus, mar kurang ja umbar2 di masyarakat, klu dorang dgn dorang ndak ja baku senang, kurang ja baku2 cungkel! Dasar jo!
    Klu pun butul itu Unima brani buka tu program studi IKM, seharusnya tong dukung, bantu spaya dp ijin mo diberikan oleh Dikti, kan klu semakin banyak itu program studi, semakin banyak tu pilihan tempat kuliah for torang p anak2 mo kuliah akang. Karna klu cuma satu tempat tu mo kuliah akang, cenderung makang puji tu kampus, bekeng mahal lah, akhirnya cuma tu banyak2 doi yg boleh kuliah dstu. D sulut ada tu contoh program studi bagitu!
    Jadi, mari tong sama2 baku topang, baku bantu bekeng bagus torang p pendidikan di Sulut.
    Kalau qt benar, qt ndak merendahkan yg keliru, klu qt keliru, biar qt belajar dari pengalaman.

    • Ini sama deng mo bilang, kiapa waktu pancuri ada ambe mangga kong nda langsung bataria akang. Kiapa waktu dia sementara nae pohon kong nda langsung tegor.
      Butuh waktu memang mo dapa tau, karena rektor selaku perpanjangan tangan menteri sapa le mo sangka. Akhirnya ketika itu ijazah mulai bermasalah, kemudian menurut website
      http://www.kopertis12.or.id/2016/05/14/prodi-diduga-tak-berizin-rektor-unima-bantah-penjelasan-menristek-dan-dikti.html , mahasiswa pe ijazah nda terdaftar di pangkalan data, doi transfer langsung ke rekening pribadi sang professor, bukang cari cari kesalahan boss.
      Torang le sanang klo Univ di sulut kreatif, mar mo bilang kreatif bagimana klo ranking UNIMA jao di bawah samua univ di sulawesi utara
      Ini lompatan luar biasa memang, mar lompatan ka belakang
      Ini baru depe kuli, banya le depe bukti mo kaluar, no dapa lia nda dang ?

      • Kayaknya….s dgn saki hati ini koment….kyp so…rupa ganu sx do….pernah d sakiti stw kang…hahaha….kasihan de lo.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara