Sangihe

Bu Winsu Bantah Pernah Makan Bersama Personil KPU Sitaro

Manado – Pernyataan Ketua KPU Sitaro, Pricilya Bawole SE bahwa beberapa waktu lalu pihaknya pernah makan dengan siapa saja termasuk bersama Winsulangi Salindeho dibantah Calon Bupati (Cabup) Sitaro dari Partai Golkar tersebut.

Menurut Bu Winsu kepada BeritaManado.com, dirinya selama ini belum pernah makan bersama personil KPU. “Tidak betul saya pernah makan bersama mereka (KPU, red). Sampai hari ini tidak pernah,” terangnya.

Bu Winsu yang merupakan kandidat bupati dari Partai Golkar (PG) yang maju bersama Piet Hein Kuera.

Seperti diketahui pada pemberitaan sebelumnya Pricilya Bawole Cs sempat makan bersama Bupati Sitaro incumbent Toni Supit di RM City Extra, usai sosialisasi pemeriksaan kesehatan di RSU Prof Kandou. Hanya saja, dia menyebutkan makan bersama itu hanya kebetulan saja. Bahkan dirinya menyebutkan pernah makan dengan siapa saja termasuk Bu Winsu dan Piet Hein Kuera. (aha)

27 tanggapan untuk “Bu Winsu Bantah Pernah Makan Bersama Personil KPU Sitaro”

  1. makanya recky ja baca koran,di harian komentar wartawan ada wawancara dan opa winsu mengakui,kalo mo bilang alat2 bukti tentunya polda yg pegang masa kita,opa winsu mengakui dia lagi di lidik waktu pemeriksaan kesehatan di rsup malalayang.bisa di cek langsung ke kabid humas polda pak adare,ingat petarung nda akan pernah mo fitnah orang.mo soal daerah lain dapat opini tidak wajar itu urusan daerah lain.jadi itu proses penilaiannya begini:BPK dapat temuan ada pertanggungjawaban tidak jelas mengenai open hose thn 2010 setelah di cek ada perintah dari bupati sangihe 2010(opa winsu)utk membuat kwitansi2 fiktif soalnya setelah di cek pihak toko2 tidak mengakui kwitansi2 tersebut.makanya BPK kase TGR pa opa winsu,dan opa baru cicil 1 kali sebanyak 200 juta dari 1 milyar lebih yg harus dibayar.kenapa Polda lagi lidik soalnya walaupun uangnya so kase pulang tapi sdh ada unsur pidana dgn kata lain kalo pencuri mencuri barang trus kase pulang bukan berarti dia bebas to?jelas recky?sampe skarang kalo dia belum tersangka kan ada prosesnya anas urbaningrum di demokrat saja perlu waktu 1 thn lebih utk jadi tersangka.jadi mungkin nda lama lagi si opa akan tersangka.mudah2an pas kampanye nanti jangan di tahan soalnya pilkada jadi nda seru

  2. @petarung: dalam hukum statemen anda belum menjadi alat bukti. yang saya maksudkan adalah mana bukti yang menguatkan statemen anda berupa hardcopy yang mengatakan WS bersedia membayar TGR, Hardcopy pernyataan staf.. bukti fisik kuitansi fiktif, hardcopy/video visual/ pengakuan WS bahwa dia sedang dilirik. kalau merujuk penilaian BPK hampir semua daerah di sulut mendapat opini tidak wajar, termasuk sangihe. dan kalau memang WS terbukti secara hukum kenapa tidak jadi tersangka? apalagi laporan itu sudah masuk di meja KPK tahun 2011

  3. Buat Recky kita mo kase bukti bahwa sdh ada statement resmi dari ketua BPK Sulut bahwa ada pengeluaran dana yg tdk bisa di pertanggungjawabkan waktu open house 2010 dan kedua si opa winsu sdh mengakui bahwa Dia kena TGR,ketiga mantan staf2 opa winsu mengakui ada perintah dari si opa utk membuat kuitansi fiktif,keempat si opa mengakui sedang di lirik Polda karena kasus tersebut.kelima sudah ada statement dari kabid humas Polda Pak adare bahwa mereka sedang melidik opa winsu.semua itu bermula dari penilaian BPK yg memberi opini tidak wajar pada masa kepemimpinan opa winsu di sangihe makanya ketahuan itu masalah tersebut,jelas Recky?

  4. @petarung: supaya statemen anda tidak dianggap sebagai fitnah, silakan anda tunjukan “alat bukti” bahwa WS melakukan pertanggung jawaban fiktif. supaya “fakta” yang anda kemukakan benar2 terjadi.karena apabila tidak bisa dibuktikan berarti itu hanya isu saja.

  5. @recky mungkin kata2 itu agak keras tapi intinya sama bahwa memang benar thn 2010 winsu mengadakan open house yg di ambil dari APBD utk masyarakat sangihe dan itu wajar,tetapi yg tidak wajar ada pertanggung jawaban fiktif senilai 1 milyar lebih dan semuanya itu katanya untuk dana open house tersebut dengan kata lain dana itu katanya ada beking for rakyat tapi kenyataannya maso popoji sandiri.ini FAKTA yg tdk terbantahkan.makanya sekarang polda mengagendakan jadwal pemanggilan kepada winsu

  6. Kita juga mo tambah skarang Piet kuera mencalonkan diri jadi caleg dari partai Golkar ke dekab Sitaro,ada apa???secara tidak langsung Piet kuera so tau kekuatan dari PDIP yg begitu kuat dan salera tdk mgkn menang.soalnya kalo yakin menang nda mungkin dia ba caleg.info ini supaya ini putra,mose,dll yg bela mati2an pa Golkar tabuka mata.jadi isu putra asli so nda mempan buat rakyat Sitaro.

  7. @petarung : mungkin statemen anda yang berikutini, menurut teman2 lain sebagai pembusukan karakter “Yang benar winsu cuma pernah beking makang2 pake doi rakyat tanpa pertanggungjawaban yg jelas”..

  8. Setuju sorijo.cuma sampe skarang dorang putra,mose,dll,belum bisa jawab itu kita pe pertanyaan,dorang bilang kita bicara busu dan ja hujat pa winsu,pertanyaannya kata mana yg kita bilang bicara busu atau hujat kepada winsu?

  9. Tonsu ato Winsu, dua2 untuk rakyat.siapa yg menang dia rakyat punya. Putra dan petarung juga rakyat biasa. Doakanjo spy aman pilkada. Sama2 senang.biar pdip dg golkar bakugigi.sitaro tetap aman damai

  10. @mose ada baca nda kita pe komen2,ngana suka kita mo ulang2,kalo ngana blg Pak TONI orang Cina,apa yg dia beking utk negara Cina?nda ada to,malah dia beking bagus itu siau tagulandang dan biaro.waktu winsu yg ngana bilang org asli apa yg dia beking utk Sitaro?khususnya siau?terlebih khususnya Beong kampung sendiri?coba sebutkan frenn!!!!kita nda kase busu pa winsu kita cuma bilang FAKTA.sebutkan kata mana yg kita kase busu pa winsu.baca komentar hari ini tgl 18 April 2013 hal 11 winsu di panggil Polda mengenai masalah makan minum di sangihe thn 2010,ngana lagi mo bilang kita kase busu.ini FAKTA.apa ngana mau org yg ngana bilang putra asli mar ja ambe doi rakyat???trus nanti ada kepentingan baru mo ke sitaro dgn alasan dia putra asli yg harus jadi pemimpin,inaaaaahhh untung 70 an persen rakyat sitaro so nda mempan ngoni pake isu ini rakyat siau pintar2 fren!!dan yg pasti TUHAN nda akan menghendaki pihak2 yg selalu kase isu putra asli atau bukan sebab semua manusia sama dihadapan TUHAN,buktinya 5 thn lalu Pak manoi aja yg begitu kuat asih to kalah pa Pak TONI, lantaran kase Kaluar isu itu.supaya ngana nda lupa coba sebutkan kata mana yg ngana bilang kita bicara busu,sebutkan!!BRAVO PDIP.GBU TOS

  11. @petarung !!! ngana orang sitaro atau orang cina ? kalo ngana orang sitaro seharusnya ngana jang bicara begitu.sebusuk-busuknya Bu Winsu itu putra asli sitaro yg satu-satunya menjadi calon Bupati sitaro, yg punya andil dalam pemekaran sitaro. kalo Tonsu itu apa? dasar penjilat pantat orang cina ngana. kalo ngana orang cina, kalo Tuhan menghendaki SALERA mo menang ngana so boleh angkat kaki dari sitaro ini. Buat teman-teman semua coba jgn pakai nama samaran kalo ngoni berani. Apa mo jadi torang pe daerah ini kalo dipimpin oleh kalangan PEBISNIS, yg tdk ada dari kalangan PEMERINTAHAN? HIDUP S A L E R A

  12. @aso Bey mungkin Anda Musti tau dulu dlm istilah di dlm tender atau pekerjaan2 tapi kita maklum,Umpama jembatan yg di rencanakan 12 meter tapi jadinya 8 meter berarti selisihnya di alihkan ke pekerjaan lain seperti saluran namanya CCO,kenapasampe muncul nama yg sama dlm paket pengadaan??itu karena anggaran thn pertama mungkin hanya cukup misalnya utk 200 meter sedangkan jalan panjangnya1000 meter makanya thn berikutnya di adakan lagi dan nama yg sama.begitu seterusnya dan gampang saja kalau Anda merasa ada penyimpangan laporkan saja,simpel to??sama dengan winsu ada penyimpangan thn 2010,BPK yg temukan dan skarang sementara ditindak lanjuti oleh Polda.@ putra itu kapal ferry memang butul dari Pemerintah pusat itulah hasil lobi dari Pak TONI,makanya kita kase perbandingan Sitaro saja baru 3 thn beliau memerintah So ada sampe 2 kapal feri sedangkan winsu di sangihe So 7 thn tidak ada kapal feri nanti di jaman bupati ompa,jangan Komang putra bilang kita fitnah,dari pertama kita selalu bilang sesuai fakta.setiap ada prestasi yg di lakukan Pak TONI ngoni bilang hasil sogok,selalu pikiran negatif,iri,dan dengki.itu pelabuhan di Pehe itu faktor alam jadi ngana mo kase pindah itu gunung dang?.coba kwa putra tanggapi dulu mengenai winsu pe pertanggungjawaban fiktif,kita suka mo Lia ngana pe komentar.dulu waktu Sitaro baru terbentuk tidak ada jalan provinsi nanti lobi Pak TONI baru ada namanya jalan provinsi,ini fakta!ngoni samua tau winsu pe kualitas Bgm Hele di hari Natal dia mo beking bodoh ini org2 seakan2 ada makang2 apalagi hari laeng?ini fakta Bung putra So jelas2 ada beking kuitansi fiktif!!

  13. @petarung..,

    stop jo ngana ba lamu deng itu open house tahun 2010.,kalo memang itu ada kiapa kong nanti mo di lidik sekarang…?,ada apa…?,jangan2 itu orderanya TONSU supaya mengganjal pa Bu Winsu..?, torang juga kepingin ada pemimpin bagus di SITARO asal jangan TONSU karena so terbukti tidak memenuhi harapan kami sebagai warga SITARO.

    kapal ferry yang di klaim keberhasilan TONSU itu adalah aset hiba dari pemerintah pusat.

    jalan lingkar siau dengan lebar 3.5 meter saja dan berlubang itu gagal total, coba anda jalan ke arah SIBARSEL yang mana di bangun sama TONSU dan perlu di ketahui tidak semua jalan kabupaten karena ada jalan propinsi juga.

    pulau Makalehi perna juara Lomba desa tingkat Nasional itu dapat juara 1 dengan cara menyogok panpel dan hadianya milyaran rupiah tidak sepeser pun yang di nikmati sama orang makalehi entah dalam bentuk apapun.

    jembatan yang di bangun di Batuawang Bebali coba di lihat apa itu berhasil.?

    pelabuhan di pehe ondong setiap musim angin barat kapal2nya di suruh keluar mencari perlindungan agar tidak di rusak oleh hantaman ombak apa itu berhasil…?

    yang di atas itu baru sebagian kecil dari yang saya tulis supaya sdr petarung sadar banyak itu TONSU pe kekurangan juga.

  14. Qita perlu kasih masukan buat masyarakat Siau Tagulandang Biara tentang hasil pembangunan yg di buat pada periode 2008 – 2013 yg sudah dikerjakan dan sudah dinikmati oleh seluruh rakya Sitaro yg pernah melewati atau menginjakan kakinya di daerah2 tersebut seperti sbb :
    Proyek2 ini perlu dipertanyakan kembali soal pelaksanaannya, apakah sudah sesuai atau tidak sesuai dengan proses pelaksanaannya.
    Hasil pembangunan beginilah yg selalu duji2 oleh sebagian masyarakat kita Sitaro yg belum bisa mengawasih hasil pembangunan yg di buat oleh seorang kepala daerah yg berkuasa saat itu.

    kami merasa sebagai bagian dari rakyat sitaro perlu mempertanyakan masalah ini dan kalau perlu harus di usut kalau disini betul-2 ada penyelewengan dana dari kontraktor pelaksana.

    Jadi masalah Dana pelaksanaan perlu di Audit kembali :

    A.Khusus daerah Siau Timur :
    Pekerjaan Jembata Karalung tender 2010 Dalam Tender Bentangan Jembatan itu ada 2 ukuran yaitu Bentangan 8 Meter Dan Bentangan 12 Meter Tapi pada kenyataanya sekarang ada berapa meter…….Turlap ke Karalung.

    B.Khusus Utk Daerah Tagulandang :
    1.Jalan lingkar Ruas Buhias – minanga dalam 3 tahun berjalan selalu muncul thn 2009 – 2010 & 2011 ( cari Kontraktornya )

    2. Ruas Jalan Buhias Via Bulangan tdk selesai pada thn 2009
    3. Jaringan Air Bersih juga 3 tahun berjalan 2009 – 2010 & 2011)
    khusus 2009 JABersih Dari sumber( wo )ke Buhias — via lewat
    desa bawoleu-lumbo dan bungamanu ……mana bekas Jaringan Pipanya terpasang. ( cari kontraktornya )
    4. Kemudian Muncul lagi 2010 dalam Tender ada lagi Jaringan Air Bersih tersebut dari sumber ( wo ) ke buhias — via lewat desa bawoleu.lumbo dan bungamanu….. mana bekas jaringannya ada di jalan2.( cari Kontraktornya )

    C.Khusus Daerah Biaro sbb :
    1. Ruas jalan Buang lamanggo tdk selesai thuin 2009
    (cari Kontraktornya ).

    Ini komentar kami atas hasil pekerjaan dari Kepala daerah yg berkuasa saat periode 2008 – 2013 begitu.

  15. bung yopie,bantah sah2 saja,setiap pancuri pasti akan membantah,kalo ini ada bukti2 kuat apa yg winsu lakukan waktu open house thn 2010,ini fakta yg tdk terbantahkan.torang mo cari pemimpin yg bersih for torang pe kabupaten bukan ada kasus trus dia bantah kong selesai,bukang begitu dong.dan kenyataan di lapangan waktu dia bupati sangihe nda ada pembangunan yg dia beking jangankan di tagulandang biaro,di siau dan depe kampung beong tdk ada yg dia beking.ini kenyataan brur yopie bukang kita ada karang2.nda pernah winsu mo lia itu siau nanti ada kepentingan nanti mo datang dgn menyebarkan isu dia putra asli yg musti pimpin ini kabupaten,apa pemimpin model bagini yg torang mo harapkan???

  16. Saya pikir ini tidak perlu ditanggapi terlalu panjang kwa, bu Winsu kalu so bantah yah sudah. Banyak hal positif yang perlu kita apresiasi dari beliau. Let the time answer the truth

  17. Utk pemerhati yg saya kasihi,jgn dulu nda yakin seblm cek dan lagian kalo ada kejanggalan langsung saja lapor kpd pihak yg berwenang,kita himbau juga jgn kalo ada oknum2 di skpd yg kurang ajar lgsg kase salah pa bupati,nda fair itu,utk jalan di biaro sampe skarang jalannya baru tembus tapi blum di aspal dulu org biaro kalo mo pergi dari kampung satu ke kampung lain musti lewat laut,utk jembatan di siau percayalah nda lama lagi akan mo bekin,torang pe bupati ini sangat perhatian kalo utk kesejahteraan rakyat sitaro,beda dgn org laeng sedangkan kampung sandiri(beong) nyanda lia waktu dia(winsu)menjabat bupati

  18. petarung…maaf utk dana dicek ke dispora kayaknya saya tdk yakin mereka mau menunjukkannya, krn saya pernah melihat dari dispora meminta tanda tangan pembelian barang fiktif kepada seorang pengusaha…saya melihat dgn mata kepala sendiri nota tersebut…jadi kalu utk cek dana bantuan studi wualah mana mau mereka memberikannya….krn memang dana itu tidak dibrikan………..
    utk jalan lingkar di biaro kalau jalannya msh layak kenapa hrs segera diperbaiki…tapi tolonglah dilihat jalan menuju SMA 2 Sitim,akses yang paling vital krn ttg masa depan anak bangsa yang jika hujan anak anak tdk bisa menyeberangi jembatan kayu krn kena longsoran batu, dan hrs lewat lautan…apa solusinya?
    Dan untk yang dilakukan winsu di sangihe kan ini negera hukum biarlah hukum yg membuktikan toh dia juga sdh bukan apa apa jadi nda mungkinlah dia bisa mempengaruhi aparat hukum….dan apapuh keputusan hukum hrs dihormati.

  19. statemen dari realita memang butul tapi ada yg kita sedikit koreksi dari realita di mana kalo kita akan memilih pemimpin harus yg terbaik di antara kandidat.di sitaro cuma 2 kandidat yg satu mantan bupati dan yg satu bupati sementara menjabat,torang bole nilai dorang 2 pe kepemimpinan mana yg lebih baik dalam hal apapun.kebetulan kandidat yg satu sdh lanjut umur(satu2nya kelebihan darikandidat yg satu),dan sementara di lidik polda dalam kasus dugaan pertanggungjawaban fiktif,pengelolaan keuangan dapat opini tidak wajar oleh BPK.sedangkan kandidat yg satu adalah kebalikan dari kandidat yg satu,muda,bersih,opini BPK WDP.kalaupun ada kekurangan itu wajar karena beliau adalah manusia biasa.asal bukan melakukan perbuatan/tindakan yg prinsipil seperti korupsi,pertanggungjawaban fiktif dll.jadi melihat fakta2 di atas torang bole liat mana yg terbaik dari kedua kandidat

  20. makanya qt lihat saja nanti. kalu kita mau bicara hal ini nda akan habis, dua2nya pasti pernah bikin kesalahan.. intinya yg masyarakat sitaro inginkan adalah bukan hanya pembangunan fisik tapi juga pembangunan akhlak yg jujur dan transparansi.. yg kecil aja bung,mulai gaji anda berapa? tunjangan berapa?? berani nggak toni dan winsu transparan?? mw tahu pejabat yang jujur adalah dari aliran dananya. biar masyarakat tahu, dilapor bukan cm ke KPK tapi ke rakyat!..saya yakin kl pilkada sitaro 2013 adalah pertarungan program.. bukan money politik.. saya kasih uang.. anda pilih saya.. saya terpilih.. saya minta uang saya balik.. terima cuma 250rb utk 1 (satu) hari.. ruginya sampe 5 tahun… anak anda, saudara anda orang tua anda keluarga anda menderita..

  21. @pemerhati kan di siau tagulandang dan biaro 4 thn ini sementara di bangun jalan lingkar,bole di cek ini fakta di lapangan.tenang saja dananya ngga mungkin di korupsi.mengenai itu bantuan coba di cek dulu ke dispora,percayalah tidak akan ada dana yg peryanggungjawabannya fiktif seperti yang winsu beking di sangihe

  22. Untuk yang pro ke winsulangi maupun ke toni supit, itu sah sah saja anda dengan argumen kalian masing masing..untuk bu winsu tentunya perlu pembuktian tentang keterlibatannya atas mami di sangihe, dan untuk tonsu ada hal yang mau saya sampaikan masalah jalan waktu sitaro msh dengan sangihe jalan di siau sudah bagus, ty ko bpk yop kakondo banyaknya alokasi dana untuk jalan disitaro…nah kalau sekarang tonsu biking jalan disiau itu belum apa apa karna dana memang hanya untuk sitaro…selanjutnya untuk TONSU YANG PERNAH JANJIKAN BANTUAN STUDI UNTUK PUTRA PUTRI SITARO YANG SEDANG STUDI S2 DAN S3 AKAN DIBERIKAN BANTUAN, DAN ITU SUDAH DIPUBLIKASIKAN LEWAT MEDIA BAHWA UNTUK S3 DIBERI BANTUAN SEBESAR 12 JUTA RUPIAH, DAN ITU HANYA PEMBOHONGAN PUBLIK KARENA NAMA NAMA YANG TERTERA DIKORAN TERSEBUT DIKATAKAN MENERIMA UANG TERSEBUT SAMA SEKALI TIDAK MENERIMA APA APA. SEPESERPUN TIDAK….KEMANA UANG TERSEBUT?

  23. @putra so pernah ke sitaro?kalo sdh buka itu mata lebar2,itu jalan2 di siau,tagulandang dan biaro,pembangunan jembatan2,gedung skolah,kantor2 skpd,dll itu ada bangun pake doi dari mana dang?dan INGAT tunjangan pns di sitaro adalah tertinggi di sulut.kalo jaman winsu di sangihe tunjangan 500 ribu kalo di sitaro pak toni kase 2,5 jt.dan ngana tenang saja itu pengeluaran2 dana ada pertanggung jawaban yg jelas buktinya laporan bpk opininya wdp.beda dgn winsu di sangihe opini bpk 4 tahun berturut2 tidak wajar dan pada thn 2010 ada pertanggung jawaban fiktif dengan berkedok mengadakan open house di sertai kwitansi2 fiktif.untuk putra ngana pe pertanyaan plg pas di tanyakan utk winsu,selama 7 thn bupati di sangihe apbd per thn 500milyar x7thn=3.5 trilyun apa yg dia beking?(liat pembuktian terbalik sama deng ngana bilang).predikat dari BPK salah satu indikator kita untuk menilai KUALITAS dari seorang pemimpin,betul tidak?

  24. Putra,ngana pe pertanyaan itu kita So jawab di berita yg lain,Yang PASTI TONI SUPIT selama jadi bupati TIDAK PERNAH beking pertanggungjawaban fiktif seperti yg di lakukan winsu waktu open house 2010.mendingan begini kalo ngana baku kanal deng winsu blg jo mengaku So salah ada suru Kabag umum bawa doi cash dan beking kwitansi2 fiktif,ingat umur So 70 sdh jo ja tambah beking dosa dan berbohong,So tua winsu bro,lagian utk kabupaten Kepulauan di butuhkan figur muda yg enerjik dan itu ada pada TONI SUPIT

  25. @Petarung…,coba anda sebutkan pembangunan apa saja yang bisa di banggakan dari pemerintahan TONSU selama menjabat bupati Sitaro….?,kalau di lihat dari besaran APBD rata2 SITARO/Tahun adalah 400 Milyard x 5 tahun = 2 triliun, coba apa opini anda tetang komparisasi antara besaran anggaran pembangunan dengan realisasi dari pemerintahan TONSU selama 5 Tahun…?.(lihat pembuktian terbaliknya).

    menurut saya predikat yang di berikan oleh BPK tidakklah cukup untuk di jadikan suatu simbol prestasi dari dari TONSU selaku Bupati, karena predikat itu bisa di dapat melalui proses sogok menyogok dan TONSU ahlinya dalam urusan itu.

  26. Yang benar winsu cuma pernah beking makang2 pake doi rakyat tanpa pertanggungjawaban yg jelas,butuh to?kalo lupa nanti kita kase inga yg thn 2010 dang yg suru Kabag umum bawa doi cash dan suru beking kwitansi2 fiktif.untuk keterangan lebih jelas nanti Polda yg jelaskan dlm waktu dekat

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara