
Penulis: Sri Surya | Manado
Puluhan pedagang dan pengunjung memanfaatkan layanan Kas Keliling yang digelar Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Pasar Bersehati, Manado, Kamis (16/7/2026).
Layanan tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang rupiah rusak sekaligus memperoleh pecahan kecil untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.
Mobil Kas Keliling BI beroperasi di depan pintu masuk utama Pasar Bersehati mulai pukul 12.00 hingga 13.00 Wita.
Sejak layanan dibuka, antrean warga tampak mengular untuk menukarkan uang yang sudah lusuh maupun rusak.
Selain menukarkan uang yang tidak lagi layak edar, sejumlah pedagang juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan uang pecahan kecil yang akan digunakan sebagai kembalian kepada pembeli.
Dalam layanan ini, Bank Indonesia memberikan penggantian uang dengan nilai nominal yang sama seperti uang rupiah yang diserahkan masyarakat.
Penggantian dapat dilakukan menggunakan uang dengan pecahan maupun tahun emisi yang sama ataupun berbeda.
Adapun untuk uang rupiah yang mengalami kerusakan, BI tetap melayani penukaran selama ciri-ciri keaslian uang masih dapat diidentifikasi, terutama nomor serinya.
Salah seorang pedagang, Dewi, mengaku sengaja datang ke Mobil Kas Keliling untuk menukarkan uang menjadi berbagai pecahan agar lebih mudah digunakan saat berdagang.
“Tadi saya tukar Rp200 ribu menjadi pecahan Rp100 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, dan uang receh untuk kembalian serta kebutuhan sehari-hari. Misalnya untuk uang jajan anak,” kata Dewi.
