
Jakarta, BeritaManado.com – RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado kian serius memantapkan langkahnya menuju masa depan digital.
Sebagai bagian dari perwujudan enam pilar transformasi kesehatan, rumah sakit kebanggaan Sulawesi Utara (Sulut) ini baru saja menggelar pertemuan strategis dengan Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), memimpin langsung diskusi bersama Ketua Tim Kerja Informasi Kesehatan Lanjutan DTO Kemenkes, Haidar Istiqlal, S.Kom, MARS.
Fokus utamanya adalah untuk mengoptimalkan integrasi platform Satu Sehat demi mewujudkan mimpi besar menjadi Smart Hospital Kandou.
Transformasi Teknologi Kesehatan
Dalam pertemuan tersebut, tim DTO Kemenkes memberikan rapor hijau bagi RSUP Kandou.
Haidar Istiqlal mengapresiasi konsistensi rumah sakit ini dalam mengimplementasikan Rekam Medis Elektronik (RME) dan pengiriman data ke platform nasional.
Namun menurutnya, ini baru langkah awal karena kunci dari Smart Hospital bukan hanya memindahkan catatan kertas ke layar komputer.
Sentuhan Artificial Intelligence (AI) akan menjadi game changer bagi layanan kesehatan masa depan.
“Dengan meningkatkan kualitas data satu sehat dan pemanfaatan AI, ini dapat membantu rumah sakit Kandou mencapai Smart Hospital dalam beberapa tahun ke depan,” ungkap Haidar istiqlal.
Dengan AI, analisis data medis pasien, mulai dari riwayat penyakit hingga hasil lab, bisa dilakukan lebih cepat dan akurat.
Target Masa Depan Sejalan Visi Menkes
Prof. Starry Rampengan, yang dalam kunjungan ini didampingi oleh Kepala Instalasi SIRS, Patrick Andries, ST, MBA, menegaskan bahwa transformasi ini adalah komitmen untuk masyarakat.
Dengan ekosistem digital yang kuat, pelayanan pasien diharapkan menjadi lebih efisien dan responsif.
Langkah berani ini sejalan dengan visi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang terus mendorong pemanfaatan teknologi masa depan untuk mendongkrak kualitas layanan kesehatan di Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, RSUP Kandou tidak hanya sekadar mengikuti tren digitalisasi, tetapi sedang membangun fondasi agar dalam beberapa tahun ke depan, layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan bukan lagi sekadar impian.
(jenlywenur)
