Selain itu, BW Lapian juga membangun jalan yang menghubungkan Kotamobagu dengan wilayah Molibagu, membentuk Dewan Perwakilan Daerah di seluruh Sulawesi Utara dan melakukan pemilihan untk yang pertama kali pasca kemerdekaan di wilayah Minahasa tanggal 14 Juni 1951.
Tahun 1958, BW Lapian diberikan penghargaan Bintang Gerilya dan 1976 menerima Bintang Mahaputra Pratama sebelum meninggal dunia pada 5 April 1977 di Jakarta dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo, BW Lapian dianegrahi gelar sebagai Pahlawan Nasional dalam upacara di Istana Negara tanggal 5 November 2015 dan untuk mengenang jasa dan perjuangan dalam Peristiwa Patriotik Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado yang dilakoni BW Lapian dan Ch Taulu, sebuah monumen telah didirikan di Kawangkoan.
(Frangki Wullur)
