Kotamobagu – Anggota DPR-RI Yasti Soepredjo Mokoagow, mendapat sorotan saat deklarasi dini pasangan calon walikota dan wakil walikota Tatong Bara dan Jainudin Damopolii (TB-Jadi), akhir pekan lalu, yang dihadiri langsung oleh Ketua DPP PAN Hatta Rajasa.
Menurut beberapa warga sekitar, bahwa orasi politik seorang Yasti Soeprejo Mokoagow dinilai terlalu emosi, karena sudah mulai menghujat kandidat lain. “Orasi Yasti mulai terpeleset. Kami minta jangan teralu emosi,” tutur Budi salah seorang warga, yang hadir dalam deklarasi untuk melihat lebih dekat sosok Menkeu Perekonomian, Hatta Rajasa.
Menurutnya, orasi Yasti Soeprejo Mokoagow lebih condong kepada penghujatan. “Terus terang kedatangan saya untuk melihat sosok Hatta Rajasa dari dekat, dan mendengarkan program pasangan TB-Jadi, namun saya dengar orasi Yasti sudah terlalu keras, makanya saya pulang saja” ujarnya.
Sebelumnya, Yasti mengatakan bahwa masyarakat Kotamobagu haruslah benar-benar memilih calon walikota dan jangan lagi memilih orang yang hanya banyak mengumbar janji belaka.
“Semua masyarakat Kotamobagu, saya rasa sudah tahu mana calon walikota yang berkomitmen dan mana yang tidak, mana yang banyak berdusta dan mana yang tidak. Olehnya jangan terkecoh untuk kesekian kalinya,” ungkap Yasti, sembari meneriakan yel-yel TB-Jadi berapi-api. (zmi)


Yang bertarung di Kotamobagu bukanlah Tatong, Tapi harga dirinya Yasti yang dipertaruhkan. suka skalii dia ba hujat, tanpa dia sadar dirinya adalah pejabat negara.
Keliatan @Enjoy ini pendukung Yasti, semua orang tahu siapa yang dimaksud Yasti, dia tidak sebut nama bukan berarti maksud yasti tidak diketahui orang….jadi jelas yang lebay n galau itu kamu dan yasti sampe harus berapi api serta emosi berorasi menghujat orang, yang harusnya visi misi yang mestinya di-orasikan pada saat kampanye………..
Ada Ketua PDS. PDS so gabung ke PAN…. akhirnya digarami! boleh2 jo.
Saya anggap masih wajar pernyataan Yasti karena tidak menyebut nama dan tidak menjelek-jelekkan salah satu individu atau menyebut nama partai atau pasangan kandidat. Mereka yang tidak suka menurut saya hanyalah orang yang “Lebay” dan mungkin GALAU karena mereka adalah pendukung kandidat lain dan panas telinganya mendengar pernyataan Yasti. Biasajo kwa…iyo toh…!!!
Mengherankan, katanya panutan rakyat, tapi suka menghujat, gimana nantinya kalau Tatong terpilih, Kotamobagu akan lebih kacau dari bolmong induk bakalan tidak ada kemajuan….cukuplah bolmong induk kacau hanya karena campur tangan Yasti dan Tatong sehingga bupati dan wakil sudah tidak bekerjasama sekarang…….pembangunan terbengkalai hanya karena urusan politik hujat menghujat yang selalu didengungkan Yasti, semoga rakyat Kotamobagu tidak memilih orang orang yang cuma bisa menghujat sementara action tidak ada, Kotamobagu akan terpuruk jika dipimpin oleh orang orang seperti ini……………..
Yasti ambisius skali, nda cocok dipilih lagi jadi wakil rakyat di DPR RI. Parampuan kata-kata kasar sama deng laki-laki ! —