Bisnis dan Ekonomi

Bensin Jadi Penyumbang Terbesar, Inflasi Kota Manado Sentuh Angka 1,03 Persen

Bensin Jadi Penyumbang Terbesar, Inflasi Kota Manado Sentuh Angka 1,03 Persen
Grafik perkembangan inflasi Kota Manado, September 2022

Manado, BeritaManado.com — Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara merilis data terbaru perekonomian Sulut, termasuk perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Manado September 2022.

Rilis data tersebut disampaikan oleh Kepala BPS Sulut Asim Saputra SST, M.Ec.Dev secara daring, Senin (3/10/2022).

Pada September 2022, Kota Manado mengalami Inflasi sebesar 1,03 persen karena  adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen  (IHK)  dari  111,50  pada bulan Agustus 2022 menjadi 112,65 pada bulan September 2022.

ADVERTISEMENT

Dari sebelas kelompok pengeluaran di Kota Manado, lima kelompok pengeluaran mengalami peningkatan indeks, yaitu:
– kelompok transportasi sebesar 9,69 persen;
– kelompok perawatan  pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,28 persen; 
– kelompok  kesehatan sebesar 0,18 persen;
– kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,13 persen
– kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,10 persen.

Sementara, sebanyak empat kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu:
– kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 2,57 persen;
– kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,74 persen;
– kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen
– kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen.

Sedangkan dua kelompok lainnya, yaitu kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga dan kelompok  pendidikan  cenderung  stagnan. 

Kondisi  bulan  September  2022  Kota Manado mengalami inflasi secara tahun kalender sebesar 3,77 persen dan inflasi “year on year” sebesar 5,24 persen.

“Penyumbang Inflasi terbesar pada bulan September 2022 yaitu bensin sebesar 0,9060 persen, sedangkan penyumbang deflasi terbesar  adalah bawang merah sebesar 0,1859 persen,” ungkap Asim Saputra.

Bensin Jadi Penyumbang Terbesar, Inflasi Kota Manado Sentuh Angka 1,03 Persen
Asim Saputra

Diketahui, dari 90 kota pantauan IHK nasional, sebanyak 88 (delapan puluh delapan) kota mengalami  inflasi  dan  2  (dua)  kota  mengalamai  deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bukittinggi  sebesar 1,87 persen dan terendah di Kota Merauke sebesar 0,07 persen.

Deflasi  tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar 0,64 persen dan deflasi terendah  terjadi di Kota Timika  sebesar 0,59 persen.

“Kota Manado menempati urutan ke-7 inflasi di Pulau Sulawesi dan urutan ke-51 secara nasional,” kata Asim.

(***/srisurya)