
Pemkab Belum Bayar Utang dari Tahun 2008
MANADO – Kesal uangnya seakan enggan di proses Pemkab Talaud, dalam hal ini Bupati Constantin Ganggali, Yongkie Limen, kontraktor yang mengerjakan beberapa proyek Pemkab Talaud sejak 2008 lalu, tapi hingga saat ini belum dibayar pemerintah setempat, terpaksa menempuh jalur hukum dengan melapor ke Polda Sulut.
Bendahara Umum Partai Golkar Sulut ini, mengatakan, dia terpaksa melayangkan gugatan ke Pemkab Talaud, sehubungan utang-utangnya yang belum dibayar tersebut. ”Utang ini sudah sejak tahun 2008, tidak ada etikad baik untuk membayar, jadi saya memohon agar kasus ini diproses saja, ”ujar YL sapaan akrab kontraktor yang sempat mencalonkan diri menjadi Wali Kota Manado ini.
Beberapa proyek yang dia sudah kerjakan namun belum dibayar Pemkab Talaud antara lain, proyek senilai Rp 5.636.500.000. Pemda baru merealisasikan pembayarannya kepada kontraktor sebesar 40 persen atau Rp 2.141.000.000. “Pembayarannya dilaksanakan pada tahun 2008. Sisa yang harus dibayarkan pada proyek ini sebesar Rp 3.495.500.000,” ujar Yongkie kesal.
Utang Pemkab Talaud lainnya kepada Yongkie yakni, proyek pengerjaan jalan, harusnya Pemkab merealisasikan Rp 1.875.000.000. Hanya Pemda Talaud baru membayar sebesar Rp 375.000.000.
“Mereka bayar tahun 2008. Hingga saat ini ini tidak ada realisasi dari pembayaran hutang Pemda kepada saya selaku kontraktor,” ujarnya.
Atas kelalaian Pemkab Talaud ini, maka dia melaporkan persoalan ini ke Polda Sulut. Bahkan masih ada lagi proyek lainnya yang belum dibayar Pemda Talaud. Proyek itu yakni, proyek bencana alam yang ditenderkan pada tahun 2009, dan dimenangkan oleh CV Berkat Mulia.
Proyek itu, kata Yongkie, berupa pekerjaan jalan di Akas Damau, dengan nilai kontrak sebesar Rp 989.480.000. Pemda Talaud baru membayar sebesar Rp 160.613.000. Kemudian proyek lainnnya yakni, rehabilitasi rumah ibadah Taman Kasih dengan nilai kontrak Rp 989.950.000 dan baru dibayarkan sebesar Rp 205.5557.500.
”Kedua proyek itu kami masih toleransi karena pimpronya, Ir Johny Waloni, sakit serius, ”ujarnya sambil berharap Pemkab Talaud secepatnya melunasi semua hutang tersebut. (abm)
