
Manado, BeritaManado.com — Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terus melakukan upaya pencegahan.
Salah satunya lewat pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga kesehatan (nakes) dalam penanganan pasien COVID-19.
Sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo pihaknya telah mengadakan APD sebanyak 4000 unit dengan budget Rp 12 Miliar dengan harga satu paket Rp 3 jutaan.
“Harga APD yang kami beli satu paket lengkap Rp 3 Jutaan. Itu tidak melalui proses lelang tapi pembelian langsung dan melibatkan pihak ketiga. Tapi yang kami beli APD harus sesuai petunjuk dan standart kementrian kesehatan,” jelas Debie Kalalo dalam hearing bersama Dinkes Sulut dan DPRD Sulut, Rabu (20/5/2020) malam tadi.
Menyikapi itu, Wakil Ketua DPRD yang juga selaku koordinatr Komisi IV DPRD Sulut Billy Lombok mempertanyakan harga yang dirasanya terlalu tinggi untuk sebuah APD.
“Kalau di pasaran ada harga Rp 350 ribu-Rp 800 ribu. Itu satu paket lengkap. Begini, kami sepakat kualitasnya harus diutamakan tapi kalau kualitasnya sama dan harga beda jauh, kenapa harus beli yang mahal. Bisa beli lebih banyak APD,” ucap Billy Lombok yang ikut serta dalam rapat secara virtual.
Selanjutnya, tambah Lombok soal pembelian temperature shotgun yang harganya juga tinggi.
“Rp 960 juta untuk 400 unit. Berarti itu Rp 2,5 juta per unit, sedangkan banyak beredar di pasaran dengan kualitas bagus namun dengan harga Rp 800 ribu-Rp 1,2 jutaan,” tegasnya.
Senada dengan Lombok, anggota DPRD Sulut lainnya, Melky Jakhin Pangemanan mengatakan dengan biaya yang cukup besar namun masih terjadi kekurangan yang cukup banyak menjadi sebuah pertanyaan besar.
“Sekarang di lapangan kita kekurangan APD. Alangkah lebih baiknya kwalitas sama dengan harga jauh dibawah lebih rendah sehingga dengan jumlah yang lebih banyak,” ujarnya.
Sementara itu, dari hasil pencarian di salah satu pusat perbelanjaan online, harga paket APD (premium) dengan 7 set barang berada di kisaran harga Rp 799 ribuan.

(AnggawiryaMega)
