Ia menambahkan, pembangunan di Sulawesi Utara tidak hanya berfokus pada aspek fisik. Pembangunan manusia harus berjalan seimbang dengan nilai iman dan spiritualitas.
“Pemerintah terus mendorong agar indeks pembangunan manusia dibarengi dengan iman dan doa, sehingga pembangunan bisa lebih cepat merata di Sulawesi Utara,” katanya.
Penyerahan kendaraan hibah ini menjadi sinyal positif kuatnya hubungan antara negara, lembaga keuangan, dan institusi keagamaan di Sulawesi Utara.
Dengan cakupan wilayah GMIBM yang meliputi empat kabupaten dan satu kota, bantuan mobilitas ini diharapkan mempercepat jangkauan pelayanan jemaat hingga ke pelosok Bolaang Mongondow Raya.
(Jenly Wenur)
