
Penulis: Tim Redaksi
BAIC resmi memulai babak baru di pasar otomotif nasional dengan membuka prapemesanan new energy vehicle pertamanya di Indonesia, BAIC T1.
Mobil listrik ini mulai dapat dipesan sejak 9 Juli hingga 30 Juli 2026, menjelang debut resminya di ajang GIIAS 2026.
Langkah tersebut menandai masuknya BAIC ke segmen kendaraan listrik murni setelah sebelumnya menghadirkan berbagai model bermesin konvensional dan hybrid.
Kehadiran BAIC T1 juga memperkuat persaingan mobil China di pasar kendaraan energi baru yang terus berkembang di Indonesia.
Peluncuran perdana ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang BAIC untuk memperluas portofolio kendaraan listrik sekaligus menawarkan solusi mobilitas yang lebih beragam bagi konsumen di Tanah Air.
Dalam seremoni peluncuran di Tangerang, Kamis (9/7), Chief Operating Officer (COO) PT JIO Distribusi Indonesia selaku agen pemegang merek BAIC di Indonesia, Dhani Yahya, menyampaikan komitmen perusahaan terhadap pengembangan kendaraan energi baru.
“Peluncuran BAIC T1 menjadi awal dari komitmen jangka panjang kami untuk terus menghadirkan inovasi, membangun portofolio kendaraan energi baru (NEV) yang lengkap, dan menyediakan solusi mobilitas yang relevan bagi masyarakat Indonesia.”
BAIC T1 Jadi Andalan Baru New Energy Vehicle
BAIC T1 merupakan kendaraan yang dikembangkan dari submerek premium BAIC Group di China, yakni Arcfox.
Di negara asalnya, model tersebut dipasarkan dengan nama Arcfox T1.
Pada tahap awal, BAIC akan memasok kendaraan ini melalui skema impor utuh (completely built up/CBU).
Selanjutnya, perusahaan menargetkan produksi lokal dengan tingkat kandungan lokal mencapai 60 persen pada tahun depan.
BAIC juga memasang target penjualan sebanyak 1.000 unit hingga akhir tahun ini.
Dari sisi performa, BAIC T1 dibekali baterai berkapasitas 42,3 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 425 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar CLTC.
Mobil listrik ini juga mendukung teknologi pengisian cepat sehingga kapasitas baterai dapat meningkat dari 30 persen menjadi 80 persen hanya dalam waktu 25 menit.
Fitur Modern Mobil China BAIC T1
Selain menawarkan efisiensi, BAIC T1 dibekali sejumlah teknologi yang mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik.
Salah satunya adalah fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, yang memungkinkan kendaraan menyalurkan daya ke mobil listrik lain saat diperlukan.
Mobil ini juga menghadirkan fitur Vehicle-to-Load (V2L) berkapasitas hingga 3.500 watt, sehingga kendaraan dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik.
