Amurang – Pembuatan ruas jalan yang menghubungkan antara Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat dan Desa Ongkaw I Kecamatan Sinonsayang diduga asal jadi.
Pantauan beritamanado.com, Selasa (17/5/2016) jalan yang dibangun dengan anggaran yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2015, sudah sangat memprihatinkan.
Saat melintasi ruas jalan tersebut badan jalan tersebut banyak terdapat kondisi aspal mulai retak dan rusak, bahkan talut pengaman yang dibangun sebagai penahan tebing sudah ada yang longsor/ ambruk.
Hermanus Timporok warga Tondey mengatakan, masyarakat bersyukur bisa menikmati jalan yang bagus untuk sekian waktu, karena sudah sekian puluh tahun jalan di sana rusak parah. Namun saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
“Kalau keadaan jalan seperti ini,tentunya para pengguna jalan tersebut akan merasa takut karena ditambah lagi sepanjang jalur tersebut bertebing,”ujarnya.
Menurutnya Pemerintah Kabupaten Minsel telah mengalokasikan dana untuk proses perbaikan jalan sebesar 6 Milyar lebih, namun sangat disayangkan sekali belum setahun jalan ini diperbaiki kondisi telah rusak parah. Sudah banyak terdapat lobang-lobang yang cukup dalam sehingga membuat masyarakat sendiri sangat berhati-hati melewati jalan ini, dan seharusnya instansi yang terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Minsel harus melakukan penjagaan intensif.
“ Saya rasa karena kurangnya pengawasan sampai ketebalan aspal tak sesuai bestek, dimana ketebalannya kurang dari 3 cm, bahkan dibeberapa titik ketebalan aspal hanya mencapai 1 cm saja. Setahu saya volume untuk pangaspalan jalan ketebalannya minimal 3 cm, itu jika median jalan telah rata. Seharusnya jalan yang masih bergelombang ketebalan aspal 6-8 cm,” pungkasnya.
(Isak Mamoto)
