
Kotamobagu, BeritaManado.com – High Level Meeting TPID dan TP2DD di Kota Kotamobagu menjadi momentum penting memperkuat transformasi digital.
Salah satu terobosan yang diluncurkan adalah Aplikasi Sahabat Pajak, inovasi Pemkot Kotamobagu untuk meningkatkan tata kelola perpajakan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi.
“Digitalisasi daerah adalah fondasi penting bagi sistem keuangan yang modern dan inklusif. Melalui TP2DD, kami mendorong adopsi layanan digital untuk mempercepat pelayanan publik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Kepala BI Sulut, Joko Supratikto.
Hadir pula Wakil Walikota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat dan Kepala BPS Kotamobagu, Jasni Makalunsenge, serta Pimpinan BULOG Cabang Bolaang Mongondow, Ismail Azis G.
Keduanya memaparkan peran lembaga masing-masing, mulai dari penyediaan data akurat hingga distribusi pangan.
Melalui HLM ini, Bank Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, baik melalui dukungan teknis, penguatan kapasitas kelembagaan, maupun fasilitasi inovasi, guna menciptakan fondasi ekonomi daerah yang tangguh dan adaptif dalam menghadapi tantangan global.
“Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin Kota Kotamobagu akan menjadi contoh daerah yang resilien, digital, dan berdaya saing tinggi,” tutup Joko.
(***/srisurya)
