Berita Utama

APBD Defisit, Tapi Pemkot Bitung Masih Alokasikan Rp60 M Khusus untuk THL

APBD Defisit, Tapi Pemkot Bitung Masih Alokasikan Rp60 M Khusus untuk THL
Ribuan THL Pemkot Bitung saat mengikuti apel di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung

Bitung, Beritamanado.com – Kendati APBD 2020 Kota Bitung mengalami defisit puluhan juta, namun Pemkot masih berani mengalokasikan anggaran yang diduga tidak terlalu urgent.

Contohnya, anggaran pembiayaan belanja untuk 2500 orang Tenaga Harian Lepas (THL) yang menurut salah satu aktivis GMNI Kota Bitung, Inggreyit Ch Kumentas tidak jelas urgentsinya.

“Tahun ini ABPD kita mengalami defisit hingga Rp12 miliar, tapi Pemkot malah menambah jumlah THL yang jumlahnya mencapai 2500 orang. Sejauh mana urgentsinya Pemkot menambah THL tahun ini?,” kata Inggreyit, Senin (17/02/2020).

Via WhatsApp, Sarina GMNI Kota Bitung ini merincikan, gaji atau upah untuk satu THL setiap bulan diplot sebesar Rp2 juta dikalikan 2500 maka setiap bulan Pemkot harus mengeluarkan dana sebesar Rp5 miliar.

“Dan jika dikalikan satu tahun atau 12 bulan maka ada sebesar Rp60 miliar yang khusus ditata untuk ribuan THL yang sampai saat ini tidak jelas alasan penambahan perekrutan jumlahnya,” kata dia.

Seandainya dana itu kata dia, dialokasikan ke program yang menyentuh langsung masyarakat akan jauh lebih bijak dan efektif.

Contohnya kata dia, pembiayaan program tali kasih tanpa harus membebani para ASN atau pembangunan infrastruktur lainnya, agar masyarakat betul-betul merasakan dampaknya.

“Sejauh ini kami belum mendapat alasan riil kenapa tahun ini Pemkot menambah jumlah kuota THL. Apakah ada kaitannya dengan Pilkada Kota Bitung atau tidak, itu masih perlu kajian, namun yang pasti penambahan jumlah THL hingga membebani APBD sangat dipertanyakan,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Pengambangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Bitung, Steven Sulu belum berhasil dikonfirmasi terkait sorotan dari Inggreyit.

Namun mengacu ke konfirmasi beberapa waktu sebelumnya, Steven menjelaskan, Pemkot Bitung pada dasarnya masih sangat membutuhkan THL untuk membantu kerja ASN di tiap OPD mengingat dari kajian Pemkot masih membutuhkan sekitar 3000an ASN jika memang aturan itu diterapkan. (Tenaga Honorer Dihapus, Bagaimana Nasib Ribuan THL Pemkot Bitung?)

“Tahun lalu jumlah THL kita sekitar 2000an orang dan rencananya tahun ini kita juga akan merekrut jumlah yang sama karena dananya sudah tertata dalam APBD. Nah, jika itu dihilangkan maka otomatis bakal berpengaruh besar karena kuota penerimaan kebutuhan ASN yang diberikan sangat minim,” jelasnya.

(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara