“Sudah ada orang lain yang diharapkan bisa menggantikan Pak Jokowi,” lanjut Saiful.
Menurut Saiful, pemikiran melanjutkan kekuasaan Jokowi karena dia dinilai bagus adalah normal.
Namun hal ini akan membuat tidak ada suksesi kepemimpinan.
Pemimpin yang dinilai bagus akan terus-menerus dipertahankan.
”Ini masalah,” ujar Saiful.

Saiful mencontohkan beberapa presiden Amerika Serikat yang populer dan mendapatkan tingkat kepuasan publik yang tinggi seperti Bill Clinton, Obama, dan Ronald Reagen, juga diminta untuk menambah periode kepemimpinan.
Namun, mereka menolak penambahan periode tersebut karena alasan konstitusi dan pemikiran normatif pembatasan kekuasaan sebagai dasar mereka bernegara.
Saiful menyatakan ketika para pendukung terdekat Jokowi mendorong maju kembali dalam pemilihan presiden untuk ketiga kalinya, seharusnya Jokowi meniru Barack Obama, Ronald Reagan, atau Bill Clinton yang menyatakan “tidak bisa, saya tidak akan melakukan itu, jangan sekali-sekali anda berpikir demikian”.
(***/Alfrits Semen)
