
Jakarta, BeritaManado.com – Ancaman krisis pangan dunia harus disikapi oleh semua pihak untuk mendapatkan jalan keluar terbaik sehingga masyarakat dapat terhindar dari dampak kelaparan yang dapat ditimbulkan.
Hal ini dihngkapkan Anggota DPD RI asal Sulawesi Utara Maya Rumantir, Senin (30/5/2025) kemarin sebelum bertolak ke negeri tirai bambu China dalam rangkan kunjungan kerja.
Menurut Anggota Komite IV DPD RI ini, bahwa ancaman krisis pangan bukan tidak mungkin terjadi secara global sehingga dapat menyebabkan terjadinya kelaparan dimana-mana.
“Oleh akrena itu, sebelum terlanjur terjadi, maka kita harus melakukan refleksi diri dan kembali melihat alam untuk melakukan sebuah gerakan menanam demi anak cucu kita kelak,” ungkap Maya Rumantir.
Dalam hal ini, masyarakat dan pemerintah di seluruh wilayah Indonesia harus memiliki satu visi untuk melakukan gebrakan-gebrakan demi terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Program ketahanan pangan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah ini harus diwujudnyatakan melalui kerja nyata masyarakat dan pemerintah. Artinya disini harus ada kerja sama yang solid satu sama lain,” ujarnya.
Maya Rumantir juga mengajak, masyarakat Sulut untuk memberdayakan setiap jengkal tanah yang dimiliki, agar bisa terhindar dari dampak krisis pangan jika hal itu benar-benar melanda dunia.
“Kita juga perlu untuk menggumulinya didalam doa kepada Tuhan. Karena hanya Dialah yang sanggup menjaga kita dari masa-masa kesukaran yang bisa saja melanda dunia saat ini,” harapnya.
(Frangki Wullur)
