Hukum dan Kriminalitas

Anak Sekolah Bawa Motor Jadi Perhatian Wali Kota dan Kapolres Bitung

Anak Sekolah Bawa Motor Jadi Perhatian Wali Kota dan Kapolres Bitung
Wali Kota saat hadir di Launching Kelurahan Tertib Lalu Lintas

Bitung, BeritaManado.com – Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma S Irawan SH SIK MH sepakat untuk fokus merazia anak sekolah membawa motor setiap hari.

Keduanya sepakat untuk merazia anak sekolah demi menjaga keselamatan generasi muda dan menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas yang didominasi anak di bawah umur.

Hal itu disampaikan keduanya saat hadir di Launching Kelurahan Tertib Lalu Lintas dalam rangka syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66 tahun 2021 di Kelurahan Batuputih Bawah Kecamatan Ranowulu, Sabtu (25/09/2021).

Menurut Wali Kota, penertiban atau razia berlalulintas harus dimulai di sekolah-sekolah, karena setiap hari sudah menjadi pemandangan umum siswa sekolah membawa kendaraan tanpa menggunakan alat keselamatan, yakni helm.

Anak Sekolah Bawa Motor Jadi Perhatian Wali Kota dan Kapolres Bitung
Kapolres Bitung

“Setiap hari di depan sekolah banyak motor-motor yang diparkir, baik itu sekolah tingkat SMP ataupun SMA. Padahal dari segi umur mereka belum memiliki SIM,” kata Maurits.

Perlu kerja keroyokan kata Maurits, untuk menyadarkan para orang tua serta siswa agar tidak menggunakan motor sebelum memiliki SIM.

“Yang paling gawat, sudah tidak punya SIM, mereka malah kebut-kebutan tanpa menggunakan helm. Ini harus menjadi fokus kita bersama dan bekerja keroyokan,” katanya.

Karena menurutnya, tertib berlalulintas adalah modal dasar untuk membangun sebuah bangsa dan salah satu tolak ukurnya adalah angka kecelakaan serta pelanggaran.

Ia juga mengajak untuk belajar ke negara Jepang yang tertib berlalulintas dimulai dari sekolah dan usia dini diajarkan taat aturan.

“Dengan adanya Program Kelurahan Tertib Lalu Lintas ini, kasus kecelakaan anak sekolah membawa motor tanpa helm berangsur-angsur hilang dan ini harus kita mulai dari sekarang,” katanya.

Sementara itu, Kapolres mengatakan, tolak ukur suatu bangsa disiplin hanya dilihat dari segi lalu lintasnya. Dalam artian kata dia, kedisiplinan bisa dinilai dari cara masyarakat berlalulintas.

“Saya berharap, Kota Bitung jadi percontohan dalam disiplin berlalulintas dan menjaga generasi muda dari korban kecelakaan lalu lintas,” kata Alam.

Dirinya sepakat dengan ide merazia anak sekolah membawa motor, karena itu adalah bagian dari menjaga dan melindungi generasi muda Kota Bitung.

“Jangan sampai Laka Lantas menjadi penghalang generasi muda kita untuk meraih masa depannya sehingga perlu komitmen bersama-sama untuk menjaga dan melindungi mereka,” katanya.

(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara