Berita Utama

AMSI Sulut Dorong Media Profesional dan Berkelanjutan di Tengah Arus Disinformasi Digital

AMSI Sulut Dorong Media Profesional dan Berkelanjutan di Tengah Arus Disinformasi Digital
Ilustrasi AMSI

MANADO, BeritaManado.com — Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Sulawesi Utara menegaskan pentingnya membangun ekosistem bisnis media yang profesional, sehat, dan berkelanjutan di tengah tantangan industri pers digital yang kian kompleks.

Ketua AMSI Sulut, Ady Putong, mengatakan keberlanjutan media tidak hanya ditentukan oleh aspek bisnis, tetapi juga oleh kredibilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Perusahaan pers yang sehat adalah yang dikelola profesional, mematuhi Undang-Undang Pers, serta memiliki sistem redaksi dan bisnis yang akuntabel,” ujar Ady, Sabtu (19/10/2025).

Menurutnya, di era digital saat ini media dituntut membangun model bisnis yang adaptif namun tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik.

Integritas dan kepercayaan publik menjadi modal utama bagi media agar tetap relevan di tengah derasnya disinformasi.

“Kami mendorong media untuk memperkuat akurasi, transparansi, serta integritas. Itu modal dasar bagi keberlanjutan bisnis media,” katanya.

AMSI Sulut juga mendorong seluruh anggotanya untuk melakukan verifikasi perusahaan ke Dewan Pers serta menerapkan praktik bisnis yang sehat dan berkeadilan, termasuk bagi startup media lokal.

Selain aspek bisnis, Ady menilai kompetensi wartawan menjadi faktor penting dalam menjaga profesionalisme.

Wartawan profesional, katanya, wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Wartawan yang diakui Dewan Pers sesuai standar yang berlaku.

“Kompetensi wartawan meliputi pemahaman kode etik jurnalistik, hukum pers, teknik reportase, verifikasi informasi, dan kemampuan menulis berimbang,” ujarnya.

Ia menambahkan, AMSI juga mendorong inovasi dalam model bisnis media siber, penguatan kanal digital, dan kolaborasi dengan pemerintah serta sektor swasta secara transparan.

Ady menyoroti pentingnya peningkatan literasi media di masyarakat agar publik mampu membedakan berita kredibel dan hoaks.

“AMSI siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan literasi digital,” katanya.

Ia menegaskan, sinergi dengan pemerintah tidak boleh mengurangi independensi media.

“Pers yang sehat adalah syarat mutlak bagi demokrasi yang sehat. Kami di AMSI Sulut berkomitmen menjaga model bisnis media berkelanjutan yang sejalan dengan marwah jurnalisme,” tutup Ady.

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara