Sangihe

Ampera: Selamatkan Sitaro dari Penindasan Sistematis

Aksi bungkam Ampera di Siau Selasa (26/6). (foto: ist)

Aksi bungkam Ampera di Siau Selasa (26/6). (foto: ist)

Siau – Puluhan mahasiswa asal Sitaro yang menamakan dirinya Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera), menggelar aksi demo damai dan long march di Pulau Siau Rabu (26/6).

Uniknya dalam aksi mereka bungkam tanpa orasi apa-apa. Mulut puluhan mahasiswa ini tertutup selotip, namun membawa spanduk bertuliskan “Selamatkan Sitaro dari Penindasan Sistematis”

“Demo ini memang diatur untuk bungkam, tanda kalau kami bertoleransi dan berduka cita dengan kondisi yang berlaku di Sitaro kini dan mungkin ke depan,” sebut Humas Ampera Yune Brando lewat rilis pada beritamanado.

Aksi tersebut dilakukan sambil ber-long march ke makam Raja Lokongbanua, Raja Ismail Jacobus, Raja Yafet Kansil Bogar. Juga diselingi aksi teatrikal dan diakhiri dengan pembagian bunga kepada masyarakat.(alf)

4 tanggapan untuk “Ampera: Selamatkan Sitaro dari Penindasan Sistematis”

  1. Mantap mahasiswa asal sitaro so berani melakukan protes melalui demo seperti ini tetapi jangan karena ada kepentingan satu atau dua orang saja..semoga ini demi kepentingan masyarakat Sitaro secara umum….

  2. Sebuah ungkapan ekspresi yang sangat sarat makna…

    Aksi bungkam menunjukkan sikap masyarakat Sitaro yang cenderung bungkam atas segala ketidakadilan yang terjadi di …

    bagaimana tidak….kemarin ya…gw ngomong dengan seorang kontraktor asal Minahasa…

    katanya enak di Sitaro…mudah dapat proyek…asalkan bisa membayar pungutan ke ULP…pasti bisa dapat proyek…

    bahkan katanya…sekalipun pada pembukaan penawaran tender…sudah jelas terbukti TL alias Tidak Lengkap dokumen penawaran…
    tetap saja bisa dimenangkan karena sudah menyetor…

    tapi yang lucu dan unik di Sitaro…
    semua kontraktor di Sitaro BUNGKAM SERIBU BAHASA…seakan menerima begitu saja perlakuan itu…

    padahal…jangankan menyanggah secara prosedur tender…dilaporkan ke kepolisian atau kejaksaan…mereka di ULP bisa bolak-balik diperiksa…

    dan jika sudah menyetor, lantas dokumen kita tidak lengkap…sedangkan lawan tender lengkap…maka paket tender itu akan dinyatakan BATAL atau GAGAL TENDER sehingga pasti diadakan Tender Ulang…sehingga si penyetor dapat melengkapi lagi dokumennya…

    Mahasiswa Ampera jangan hanya berhenti sampai disini saja…
    harus ada kelanjutan episode JAKSA BISU…

    hehehehe…kalau saksi bisu udah usang…

  3. Percuma ba demo bagitu . Kalu ndak puas dgn Tony Supit , kiapa rakyat Sitaro nemau pilih putra daerah SALERA … ??? . So kurang sama dgn DKI Jakarta , kiapa rakyat DKI nemau pilih putra daerah FOKE ….??? . Cuma kehebatan FOKE legowo menerima kekalahan . Sebab FOKE ini teknokrat lulusan Jerman yg punya wawasan Internasional , soitu dia nemau ba ribut setelah kalah !!!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara