Bisnis dan Ekonomi

Alami Penurunan Jelang Akhir Tahun, TPID Siapkan Antisipasi Untuk Kendalikan Inflasi

Hal ini juga terkonfirmasi kenaikan pasokan bawang merah dan pasokan cabai rawit yang cenderung stabil.

Sementara itu, komoditas perikanan cenderung memberikan tekanan inflasi pada bulan November 2021.

Meski komoditas seperti ikan malalugis, bubara, tuna, oci dan lolosi cenderung mengalami penurunan, kenaikan IHK pada komoditas Cakalang, deho dan kembung menyebabkan secara keseluruhan komoditas perikanan memberikan tekanan inflasi.

Sementara itu, kenaikan tarif angkutan udara, detergen dan minyak goreng memberikan tekanan inflasi pada IHK Manado secara umum sehingga mengalmai inflasi meski cenderung kecil sebesar 0,03% (mtm).

Mobilitas masyarakat yang meningkat seiring relaksasi syarat penerbangan yang sebelumnya menggunakan PCR menjadi antigen.

Relaksasi tersebut menyebabkan penurunan biaya mobilitas menggunakan angkutan udara relatif mengalami penurunan sehingga meningkatkan permintaan secara umum.

Kenaikan permintaan tersebut ditransmisikan pada kenaikan tarif angkutan udara.

Memandang pola historis dan perkembangan aktivitas di kota pencatatan Inflasi di Sulawesi Utara hingga November 2021, tekanan inflasi diperkirakan akan meningkat pada akhir tahun 2021.

“Tren aktivitas masyarakat yang terus berada dalam trajektori peningkatan diperkirakan akan mendorong realisasi konsumsi rumah tangga terutama menjelang perayaan natal dan tahun baru. Meski pemerintah telah menerapkan kebijakan untuk membatasi mobilitas pada akhir Desember 2021, konsumsi rumah tangga diperkirakan akan relatif lebih tinggi dibandingkan bulan November maupun Desember tahun lalu,” kata Arbonas.

Selain itu, risiko pergerakan inflasi juga masih dibayangi risiko cuaca seiring peningkatan curah hujan akibat fenomena global La Nina.

Kenaikan curah hujan diprakirakan mempengaruhi tingkat pasokan dipasar terutama pada komoditas perikanan seiring dengan risiko penurunan produksi nelayan.

Hal ini juga diindikasikan oleh pergerakan IHK komoditas perikanan yang secara konsisten memberikan tekanan inflasi baik di Manado maupun di Kotamobagu.

Memandang hal tersebut, langkah-langkah strategis tetap perlu dilakukan untuk mempertahankan inflasi di Sulawesi Utara tetap pada rentang sasaran 3,0±1% (yoy).

Oleh karena itu, sinergi seluruh dinas dan kementerian/lembaga terkait perlu ditingkatkan untuk menjaga ketersediaan pasokan komoditas strategis seperti Barito dan komoditas perikanan baik melalui kerangka Kerjasama daerah (KAD) ataupun bentuk lainnya.

Monitoring produksi dan harga komoditas perikanan hingga tingkat pelelangan perlu dilakukan untuk memahami rantai nilai komoditas hingga ke tingkat konsumen.

“Dengan memamahami rantai nilai tersebut, kebijakan pengendalian yang optimal dapat diberlakukan dengan tujuan pengendalian harga dan menjaga kesejahteraan nelayan. Sementara itu, komoditas-komoditas hortikultura perlu terus diperhatikan terutama menjelang akhir tahun,” jelas Arbonas.

Kemampuan produksi Sulut dan daerah penghasil lainnya perlu terus di monitor untuk menjaga gap antara kenaikan permintaan dan pasokan tetap pada kondisi yang optimal bagi perekonomian.

Sebagai tindak lanjut, TPID Sulawesi Utara telah melakukan koordinasi teknis untuk menyusun langkah-langkah pengendalian inflasi di akhir tahun.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara