Kota Bitung

Aktivis Lingkungan Tolak Rencana Monumen Nyaman Air

BITUNG—Kendati baru sebatas wacana, namun rencana pihak PT Nyaman Air untuk membangun monument dilokasi jatuhnya helicopter beberapa waktu lalu di Gunung Dua Sudara mendapat penolakan. Penolakan ini datang dari kalangan aktivis lingkungan yang ada di kota Bitung seperti Pecinta Alam dan Satwa (Palawa) dan Lembaga Lingkungan Hidup Cagar Hijau yang menilai wacana tersebut tidaka tepat.

Pasalnya menurut Rio Lumatauw dari Palawa, lokasi jatuhnya helicopter milik PT Nyaman Air ada dalam wilayah cagar Dua Sudara yang jelas-jelas dilindungi undang-undang. Dimana semua aktifitas manusia diseputaran lokasi tersebut dilarang karena jelas wilayah itu dilindungi undang-undang.

“Jangankan membuat monument, membalikkan daun yang jatuh dilokasi tersebut dilarang dan itu sesuai dengan undang-undang Konservasi nomor 5 tahun 1990. Jadi rencana untuk membuat monument dari PT Nyaman Air sangat tidak tepat,” tegas Lumatauw, Kamis (11/8).

Lumatauw sendiri meminta pihak PT Nyaman Air untuk mempertimbangkan lagi rencana tersebut. Karena menurutnya, rencana tersebut sudah melanggar aturan dan pihaknya siap untuk menggagalkan karena telah melakukan aktivitas di lokasi konservasi.

Hal senada juga dikatakan salah satu personil Lembaga Lingkungan Hidup Cagar Hijau, Andris Lihawa. Dimana menurut Lihawa, wacana tersebut sangat takabur dan tidak sesuai dengan kondisi dilapangan.

“Saat ini saja habitat satwa dan tumbuhan yang ada dikawasan tersebut terancam, apalagi jika dihadirkan monument yang jelas mengundang aktivitas lain dikawasan yang jelas-jelas diindungi. Jadi kami minta agar jangan membuat rencana atau kebijakan yang lebih memperparah kondisi lingkungn,” ujar Lihawa.

Baik Lumatauw dan Lihawa dengn tegas menyatakan penolakan, kendati baru sebatas wacana. Dan menyarankan agar pihak PT Nyaman Air mengalihkan rencana anggaran pembuatan monument untuk pelestrian lingkungan, terutama diwilayah Gunung Dua Sudara.(en)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara