“Pertama kita akan membuat yang di Pandu itu layak sehingga masyarakat yang tinggal di bantaran sungai bisa pindah ke sana. Karena banjir ini kan sering terulang. Saya minta masyarakat jangan kembali lagi ke bantaran sungai,” ujar Andrei Angouw.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial yang siap membantu proses perbaikan di kompleks rumah relokasi.
“Ibu menteri akan bantu sehingga anggaran Rp2 miliar yang ditata Pemkot Manado itu bisa dibuat infrastruktur seperti jalan. Pemkot Manado juga sudah mensubsidi angkutan umum sehingga sudah ada damri yang melayani rute ke sana sehingga kami harap masyarakat bisa tinggal disana,” tambah Andrei.
Lantas, kapan batas akhir proses relokasi masyarakat, Wali Kota Andrei Angouw mengatakan masih akan dilakukan secara bertahap.
“Kita akan tegas pasti ya. tapi kami harus carikan solusi. Yang kita akan kebut yaitu yang di bantaran di Mahawu agar pindah ke Pandu. Kita juga akan perbaiki fasilitas yang ada di Pandu agar layak dan masyarakat yang tinggal di bantaran-bantaran sungai agar pindah ke sana,” tutup Andrei Angouw.
(***/Finda Muhtar)
