
BeritaManado.com – Bursa calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) di Sulawesi Utara menghadirkan dinamika baru.
Dari sembilan kandidat yang masuk seleksi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, empat di antaranya merupakan figur perempuan yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, dan pengalaman kepemimpinan yang kuat.
Kehadiran kandidat perempuan ini dinilai membuka peluang lahirnya sejarah baru dalam kepemimpinan birokrasi daerah.
Empat kandidat perempuan tersebut yakni Femmy Suluh, Tienneke Adam, Rahel Rotinsulu, dan Syaloom Korompis.
Mereka disebut memiliki rekam jejak birokrasi yang mumpuni serta dinilai siap bersaing dalam seleksi jabatan strategis di Pemprov Sulut.
Dorongan Kepemimpinan Perempuan
Menurut Vivi George, perwakilan Swara Parangpuan Sulut dan Gerakan Perempuan Sulut, momentum ini menjadi kesempatan penting bagi perempuan untuk dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah.
“Sudah saatnya perempuan maju dan diberi kepercayaan untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemprov Sulut. Sepanjang sejarah, belum pernah ada Sekdaprov perempuan,” ujarnya.
Ia menilai empat kandidat perempuan yang masuk bursa memiliki potensi besar, kapasitas yang tidak diragukan, integritas kuat, serta pengalaman kepemimpinan yang memadai.
Dinilai Mampu Dorong Pemerintahan Bersih
Vivi menegaskan kepemimpinan perempuan di Sulawesi Utara tidak diragukan dalam menjalankan tanggung jawab dan amanah pemerintahan.
Menurutnya, kepemimpinan perempuan berpotensi menjadi motor perubahan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ia berharap momentum seleksi Sekdaprov Sulut dapat menjadi langkah penting menuju kesetaraan dan keadilan gender, sekaligus memperkuat reformasi birokrasi dan pembangunan daerah yang lebih maju.
(rds)
