Berita Utama

16 Finalis Putri Otonomi Indonesia Tampil Anggun dengan Kebaya Noni di Malam Grand Final

16 Finalis Putri Otonomi Indonesia Tampil Anggun dengan Kebaya Noni di Malam Grand Final
16 Finalis Putri Otonomi Indonesia Tampil Anggun dengan Kebaya Noni di Malam Grand Final

Minahasa Utara — Malam Grand Final Putri Otonomi Indonesia (POI) 2025 yang digelar di Sutan Raja Hotel, Minahasa Utara, Jumat (30/5/2025), berlangsung meriah dan penuh semangat nasionalisme.

Sorotan utama malam itu bukan hanya pada ajang pemilihan finalis terbaik dari 16 perwakilan kabupaten se-Indonesia, tetapi juga pada busana khas yang dikenakan para finalis: Kebaya Noni.

Seluruh 16 finalis tampil memukau mengenakan Kebaya Noni, sebuah kebaya bergaya klasik yang terinspirasi dari busana perempuan Indo-Belanda zaman kolonial.

Kebaya ini dikenal dengan potongannya yang elegan, menggabungkan kesan anggun dan berwibawa, serta sentuhan renda dan bordir halus yang khas.

Dipadukan dengan kain batik atau songket, Kebaya Noni menjadi simbol harmoni antara budaya lokal dan pengaruh sejarah yang membentuk identitas perempuan Indonesia masa kini.

Puncak malam Grand Final menjadi semakin istimewa ketika Salsa Melania Aquina, finalis asal Kabupaten Ogan Ilir, diumumkan sebagai pemenang Putri Otonomi Indonesia 2025. Ia berhasil mengungguli 15 finalis lainnya setelah melalui proses seleksi dan penjurian yang ketat.

Salsa sebelumnya berhasil masuk dalam empat besar sebelum akhirnya dinobatkan sebagai juara. Kemenangan ini menandai awal dari perannya sebagai duta muda yang akan mempromosikan potensi daerah, khususnya di bidang seni budaya, pariwisata, dan pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, Salsa akan menjadi wajah generasi muda dalam memahami dan mengawal pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.

Acara ini turut dihadiri para bupati dari seluruh Indonesia yang datang mendukung finalis dari daerah masing-masing.

Dalam momen simbolis, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menyerahkan pataka POI kepada Bupati Deli Serdang, Ludin Tambunan, sebagai penanda bahwa Kabupaten Deli Serdang akan menjadi tuan rumah Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026.

Malam penuh budaya dan inspirasi ini bukan hanya selebrasi atas terpilihnya Putri Otonomi Indonesia 2025, tetapi juga wujud nyata kecintaan terhadap warisan budaya Indonesia, yang tercermin dalam balutan indah Kebaya Noni dan semangat muda untuk membawa daerah ke panggung nasional.

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara