Ratahan – Aneh dan merasa heran itulah kata yang diucapkan warga menyoal proyek lampu jalan dengan anggaran Rp 2,7 miliar di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang hingga memasuki bulan Desember ini belum juga menyalah.
Diungkapkan Anton warga Ratahan, Rp 2,7 miliar anggaran yang digelontorkan pemerintah tersebut deperuntukan untuk 500 mata lampu. Lucunya menurut dia, meski telah sepenuhnya terpasang, namun proyek yang anggarannya tertata di Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) belum juga dinyalakan.
“Kurang lebih sudah dua bulan lampu-lampu itu dipasang. Pertanyaannya, kenapa tidak juga menyala,” tanya dia, Senin (24/11/2014).
Menurut dia, khusus ibukota Ratahan, lampu jalan sudah sangat diperlukan masyarakat. Dimana hingga kini masih banyak jalan dan lorong yang tidak ada lampu. “Kapan itu lampu mo manyala dang,” tanya Rully, warga lainnya.
Kepala Dinas ESDM Mitra Dennij Porajow saat dikonfirmasi tak menapik hal itu. “Memang sudah terpasang semunya. Kalo kemudian belum menyala itu karena masih dalam tahap pekerjaan,” jelas Porajow.
Lanjut dijelaskan dia, apabila pekerjaannya sudah mencapai 100 persen, dipastikan lampu jalan tersebut akan dinyalakan secara serentak. “Sebelum hari raya Natal lampu jalan yang ditanyakan warga pasti sudah menyala,” tukasnya. (rulandsandag)
