
Minut, BeritaManado.com — Puluhan warga Desa Kokoleh Satu, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, menolak kehadiran Penjabat Hukum Tua Baru, Adner Natan, Senin (23/6/2025).
Sedari pagi, warga sudah berkumpul di kantor desa dan memasang berbagai spanduk yang tidak menginginkan kehadiran hukum tua, Adner Natan.
Bahkan, kehadiran Adner Natar di Kantor Desa mendapat protes.
Sejumlah warga menyuruh kumtua keluar dan tidak boleh berkantor di balai desa.
Warga beranggapan Adner Natan masih memiliki persoalan di desa yang dia pimpin sebelumnya.
“Persoalan lama belum selesai, sudah mau bertugas di sini. Jangan buat masalah baru lagi. Tuntaskan dulu masalah bapak di desa sebelumnya,” tegas Christianus Katelua, salah satu warga desa.
Christianus bilang beberapa warga resah karena mendapat informasi Adner Natan pernah bermasalah dalam pekerjaan Jembatan Mangrove di Desa Tarabitan.
Bahkan, lanjut Christianus, di pemberitaan media massa, disebut terjadi dugaan kejanggalan terhadap proyek dari APBDes 2024 tersebut.
“Itu yang kami keberatan. Kami ingin dipimpin penjabat bersih,” tegasnya.
Terpisah, Camat Likupang Selatan, David Talumantak, yang dikonfirmasi wartawan mengatakan masih akan melihat kondisi di Kantor Desa Kokoleh Satu.
David mengatakan, ia baru saja selesai urusan di Pemkab Minut dan sedang menuju Desa Kokoleh Satu.
“Saya dalam perjalanan, kalau sudah dapat datanya, saya segera hubungi,” tandasnya.
(Alfrits Semen)
