
Tomohon – Guna terwujudnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki kompetensi teknis kepegawaian dalam penyusunan analisis jabatan yang sesuai dengan kebutuhan jabatannya dalam tugasnya sehari-hari, Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis Jabatan tahun 2013, Selasa 16 April 2013.
Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak yang hadir sekaligus membuka acara tersebut mengatakan seiring dengan reformasi birokrasi maka dituntut profesionalitas PNS di setiap organisasi pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan daya guna, hasil guna, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah dalam upaya meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik.
“Bimbingan teknis analisis jabatan ini diarahkan agar para peserta dapat mengetahui peta jabatan, beban kerja, perhitungan jumlah kebutuhan pegawai, penataan pegawai dan proyeksi kebutuhan PNS selama lima tahun ke depan. Kegiatan ini merupakan salah satu aspek yang harus ditangani secara proposional dan profesional dalam rangka pembinaan karir dan prestasi kerja yang di fokuskan pada sistemnya dengan tujuan untuk memperbaiki peta jabatan berdasarkan analisis jabatan serta dapat mengetahui tugas, fungsi dan tanggung jawab sebagai aparatur dalam melayani masyarakat,” kata Eman.
Sebelumnya, Kepala BKD Kota Tomohon Masna Pioh SSos dalam laporannya mengatakan tujuan dan manfaat digelarnya kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PNS dalam penyusunan analisis jabatan berdasarkan tugas jabatan yang diemban secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai kebutuhan instansinya.
“Untuk menciptakan aparatur yang mampu dan memahami tentang penyusunan analisis jabatan di instansinya masing-masing, untuk menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik (good governance). Bimbingan teknis ini juga dimaksudkan kepada para pejabat dan staf yang membidangi kepegawaian atau ketatausahaan yang secara khusus menjadi motor penggerak organisasi atau unit-unit kerja yang secara langsung atau tidak langsung menjadi penentu akan keberhasilan tujuan organisasi,” ungkapnya.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Kepala Bidang Rekrutmen SDM Aparatur Deputi Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Diah Faras SE MAP, tenaga ahli dari Deputi SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI serta tenaga ahli dari Badan Kepegawaian Negara.
Sedangkan untuk peserta yaitu PNS yang telah memangku jabatan struktural dan staf di bidang kepegawaian/ketatausahaan yaitu para sekretaris badan, dinas, Inspektorat, Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala sub bagian tata usaha di DPRD, Kantor dan pada Bagian dan Sekretaris Camat pada setiap kecamatan. (req)
