
Manado – Dari pelasanaan tes CPNS honorer daerah (Honda) Kategori Dua (K2) Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung di ruang Mapalus kantor gubernur Sulut kemarin, terdapat beberapa peserta yang telah berusia diatas lima puluh tahun atau telah berusia tua dan mendekati usia pensiun untuk ukuran PNS.
Atas hal tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak bisa memberikan dispensasi keringanan maupun kelulusan. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional – XI (Sulut) Yuliuas Tandi SH Msi kepada BeritaManado.com.
“Kami tidak bisa memberikan kebijakan apalagi yang bersifat dispensasi terhadap peserta honorer daerah yang telah berusia senja dan keputusan lulus tidaknya ada pada panitia nasional, dan yang saya tahu panitia tidak melihat itu dari segi usia tetapi sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.
Aturan yang dimaksud Tandi tersebut adalah bahwa para Honda maksimal berusia 45 tahun pada saat pemberlakuan pelaksanaan pendataan Honda tahun 2005. (Rizath Polii)

Akan sangat berguna informasi saya ini apabila ada media mengekspos kasus ini ke publik terlebih khusus media online BERITA MANADO kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian,,,,,,,
Susan, itu yang diatas bukan kita yg coment neh.
Nda pernah mo dapalia kita ba komen sebut2 jenis hewan bagitu.
Rupanya yg coba2 pake kita pe nama itu lagi mo nyobain pa kita, bisa nda SHUTDOWN dia pe mulut atau hack depe mail/FB/twitter kong shutdown dia pe PC/HP dari remote…. ;)
Hani Waroka ??? Katanya Siluman
Contohnya disekretariat DPRD PROV SULUT ada 3 honor siluman yg memanipulasi data dgn melibatkan pejabat dilingkungan prov sulut atas nama :
1.FR (HONOR THN 2009)
2.KR (HONOR THN 2008)
3.PK (HONOR THN 2008)
Utk itu sy menantang insan pers dan pihak kepolisian utk dpt membongkar kasus ini,,sy rasa kasus ini tdk sulit utk diungkap,,,informasi sy ini adalah benar,berdasarkan fakta yg ada dan dapat dipertanggung jawabkan,,,,,
Ngana susan yang tdk berperikemonyetan
Sangat memiriskan,,seharusnya mereka yg harus diperhatikan/diprioritaskan utk diangkat menjadi pns,,lebih parah lagi ada segelintir orang yg memanipulasi data menjadi honor siluman yg melibatkan pejabat dilingkungan pemrov,,,,
Kasihan…………menangis lihat foto ini. BKN tdk berperikemanusiaan