Agama dan Pendidikan

Umat Paroki St Lukas Ratahan Tanam Pohon Pala

 

Piether Owu saat melakukan penanaman pohon pala secara simbolis (Foto:IST)
Piether Owu saat melakukan penanaman pohon pala secara simbolis (Foto:IST)

Ratahan – Setelah sebelumnya melakukan Animasi Aksi Puasa Pembangunan (APP) Tahun 2017 lalu, selanjutnya adalah menggelar sebuah aksi nyata untuk mengkongkritkan tema yaitu “Keluarga Berwawasan Wkologis”.

Jumat (17/3/2017) akhir pekan lalu telah dilakukan penanaman pohon pala dan tanaman lainnya di tanah misi Stasi Nazareth di Kecamatan Ratahan Timur. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara Drs Piether D Owu ME yang turut melakukan penanaman secara simbolis, didampingi Pastor Paroki St Lukas Ratahan Lexi Nangoy Pr dan seluruh umat yang hadir.

ADVERTISEMENT

Mewakili Bupati James Sumendap SH, Piether Owu mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh umat Paroki St Lukas Ratahan pantas diapresiasi. Dengan kata lain tugas-tugas pemeirintah sanga terbantu.

“Apa yang diharapkan pemerintah selama ini sudah dan sedang dilakukan oleh umat Paroki St Lukas Ratahan. Tentu kedepan, sinergitas antara pemerintah dan umat katolik di daerah ini dapat terus berlanjut dalam berbagai kesempatan.

Umat Paroki St Lukas Ratahan nampak antusias mengikuti ibadah pembukaan
Umat Paroki St Lukas Ratahan nampak antusias mengikuti ibadah pembukaan

Pada bagian lain, Minggu (19/3/2017), Pastor Lexi Nangoy Pr mengatakan bahwa kegiatan yang mengangkat tema “Umat Katolik Paroki St Lukas Ratahan, Minahasa Tenggara, Menanam Pohon dengan Gembira Dalam Sukacita Iman” itu, dibuka dengan ibadah pemberkatan lahan di alam terbuka dengan nuansa alam perkembunan.

Kegiatan tersebut dimaksudkan agar animasi APP yang telah dilakukan tidak hanya sekedar dimengerti secara teoritis, namun juga bisa dipraktekkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

“Aksi nyata ini harus dihidupkan dalam konteks keluarga maupuk dalam persekutuan umat Paroki St Lukas Ratahan. Kegiatan ini juga merupakan salah satu wujud kebersamaan dan partisipasi Gereja Katolik dalam mendukung serta mensukseskan program Pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara khususnya yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Semua bibit pohon pala, cengkih, kelapa dan lain sebgainya. Hal yang paling mendasari kegiatan ini yaitu seruan Paus Fransiskus dalam Eksiklik Laudato Si, tentang perawatan rumah kita bersama,” jelas Nangoy.

Ditambahkannya, melalui kesempatan tersebut umat juga mendapat pelajaran berharga dalam konteks membangun kebersamaan dalam upaya untuk mewujudkan suatu tujuan.

Keterlibatan umat dalam kegiatan aksi nyata itu diharapkan dapat juga dilakukan dalam ruang lingkup yang lebih luas yaitu masyarakat. Dengan demikian akan tercipta pemikiran yang sepenuhnya menyadari akan betapa pentingnya memelihara dan melestarikan lingkungan yang dipercayakan Tuhan untuk kesejahteraan seluruh umat manusia. (***/frangkiwullur)