
Manado – Tumpahan readymix atau speci dari mobil tronton di jalan raya menjadi perhatian DPRD Sulut.
Anggota Komisi 2, Noldy Lamalo, mengingatkan kepada pemerintah melalui dinas perhubungan melakukan penindakan tegas terhadap manajemen perusahaan yang memproduksi readymix.
“Tumpahan speci atau readymix di jalan raya pasti berasal dari truk tronton readymix, artinya tidak sulit untuk penindakan, paling tidak dinas perhubungan pro aktif mengundang perusahaan-perusahaan readymix minta pertanggungjawaban mereka,” ujar Noldy Lamalo kepada BeritaManado.com, Selasa (19/9/2017).
Legislator Partai Hanura dapil Bitung dan Minut ini menyayangkan kerusakan jalan bernilai miliaran rupiah akibat tumpahan speci readymix yang terkesan dibiarkan pemerintah.
“Bayangkan, ruas jalan yang dibangun puluhan hingga ratusan miliar sangat gampang dirusak oleh tronton yang menumpahkan readymix. Pegendara juga merasakan ketidaknyamanan ketika melintas di jalan raya akibat banyak tumpukan speci,” tandas Noldy Lamalo.
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Utara, Joy Oroh yang dikonfirmasi BeritaManado.com, beberapa waktu lalu, mengaku telah memanggil manajemen perusahaan yang memproduksi readymix.
“Yang lalu pernah kami panggil dan sudah disampaikan,” tukas Joy Oroh. (JerryPalohoon)
