Manado — Tim pemenangan Stefanus Vreeke Runtu (SVR)-Marlina Moha Siahaan (MMS) optimis Pilgub Sulut yang digekar Selasa (3/8) kemarin bakal terjadi dua putaran. Kendati hasil quick count yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) terhadap hasil pemungutan suara Pilgub, pasangan SVR- MMS berada diurutan kedua setelah pasangan SHS-Berhasil.
“Jika memang benar-benar mengacu pada hasil quick count dari LSI, maka kami yakin Pilgub bakal terjadi 2 putaran. Karena dari hasil survei tersebut, pasangan SHS-DjK memperoleh suara 31.65% sedangkan pasangan SVR-MMS 25.47%, dengan demikian perolehan suara sangat tipis sehingga putaran kedua Pilgub bisa digelar,” jelas Ketua harian tim pemenang SVR-MMS Ruben Saerang.
Apalagi menurut Saerang, hasil pemungutan suara belum final sebab saat ini penghitungan baru dilakukan ditiap TPS. Jadi tidak menutup kemungkinan hasil perolehan suara untuk SVR-MMS akan melapaui hasil penghitungan cepat LSI.
“Jadi kami himbau agar masyarakat tidak termakan dengan hasil penghitungan cepat, karena hasil penghitungan suara belum disahkan secara UU. Ditambah lagi semua hasil perhitungan dari semua daerah belum rampung melakukan perhitungan,” katanya yang turut juga diamini oleh Koordinator Media Center SVR-MMS Hanny Sumakul.(EN)

NAPA tu dua putaran, tu ada cma putar tu bxbx putar. Hahhahahaaaaa
LSI nentau masyarakat Sulut berbeda deng tanpa laeng, biar di hati A boleh jawab B ………………….. belum tau dorang ..
LSI lebih baik BUBAR………..
salut buat bung ungke
tapi memang kita harus tetap mengacu pada pleno kpu yang akan menentukan siapa yang berhasil mengumpulkan suara terbanyak
perlu di ingat pernah terjadi kesalahan dalam survey di jawa timur dimana hasil hitung cepat terjadi kesalahan dan kebalikan dr hasil Pleno KPU jadi
memang belum dapat di pastikan siapa yang menjadi penghuni
BUMI BERINGIN
kita tunggu saja siapa yang menjadi juara dialah pilihan kita semua
Untuk semua pasangan……, cobalah belajar untuk legowooo……., mengakui kemenangan salah satu pasangan……. dan mengakui kekalahan.
Memang hasil LSI bukanlah hasil, akhir….., tapi sudah bisa dikatakan hasil LSI dan hasil akhir hampir sama…..
LSI Melakukan survey bukan hanya diSULUT, tapi sudah terbukti dengan Pemilihan Presiden……
kali ini komang pasti lsi salah klu terbukti lsi salah perhitungan bubarkan lsi
Mari kita tetap berpegangan pada Undang Undang bahwa penentu Pemenang adalah KPU… alangkah bijaknya sebenarnya kalo kita tidak berlebihan merayakan hasil yang belum Final… mari kita lihat kali ini mana yang tepat… Teori Statistika LSI ato Field Result