
BeritaManado.com — Kontingen eSport Sulawesi Utara (Sulut) meraih hasil maksimal pada ajang Pra-PON XXI.
Total tiga nomor pertandingan cabang olahraga eSport kuasai ajang Pra-PON dan meraih tiket ke PON XXI, Aceh, Sumatera Utara.
Lokapala menjadi nomor pertandingan pertama yang lolos ke PON setelah meraih peringkat tiga atau Bronze pada ajang Pra-PON.
Lokapala mengalahkan Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan di babak grup, kemudian pada babak knock out delapan besar mengalahkan Kalimantan Utara.
Untuk Lokapala sendiri hanya empat tim yang lolos ke PON dari ajang Pra-PON ini.
Selanjutnya pada babak semifinal Lokapala Sulut kalah dari tim Jawa Tengah.
Namun pada perebutan peringkat ketiga (Bronze) tim Sulut mampu mengalahkan tim kuat lainnya yaitu Jawa Barat.
Sementara pada nomor pertandingan Free Fire tim Sulut tampil perkasa setelah pada babak kualifikasi berada di peringkat kedua Grup A dari total 12 tim.
Pada babak Final pun tim Free Fire Sulut mampu menunjukkan skill terbaiknya dalam game mode Battle Royal tersebut dengan meraih peringkat kedua (Silver) pada tabel klasemen akhir.
Satu lagi nomor pertandingan yang tampil perkasa adalah PUBG Mobile.
Tim Sulut sempat berada hanya di peringkat 8 dari 24 tim pada babak kualifikasi.
Namun tim Sulut tampil trengginas pada saat babak final dengan menduduki peringkat satu dari total 16 tim yang masuk ke babak final.
Dengan hasil tersebut eSport Sulut menjadi sorotan secara nasional atas prestasinya yang sangat gemilang pada saat Pra-PON XXI tahun 2023 ini.
Rio Dondokambey selaku Ketua Harian ESport Indonesia (ESI) Sulut mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih atlet-atlet eSport asal bumi nyiur melambai itu.
“Puji Tuhan, bersyukur atas apa yang diraih para atlet eSport Sulut di ajang Pra-PON ini. Sejak tahapan seleksi atlet hingga pelaksanaan Pra-PON ini kami ESI Sulut sangat ketat dalam menentukan daftar atlet yang akan masuk dalam tim Sulut,” ujar Rio Dondokambey.
Mengenai target selanjutnya Rio menyatakan medali di PON untuk Sulut menjadi target utama.
“Pelaksanaan PON kurang lebih setahun lagi, kita masih punya waktu untuk terus berbenah, hal-hal yang masih kurang akan terus kami evaluasi kedepannya. Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada semua atlet dan official eSport Sulut atas hasil ini,” jelas Rio.
Sementara itu, Vian Rondonuwu selaku Plt. Sekretaris ESI Sulut yang ikut mendampingi tim eSport Sulut menjelaskan bahwa hasil Pra-PON ini berkat dukungan dari banyak pihak.
