Kota Manado

Tiga Tahun Kepemimpinan Vicky Lumentut-Mor Bastiaan, Manado Makin Nyata Wujudkan Visi Misi

“Sejak gelaran perdana, Manado Fiesta memberi multiplayer efek di masyarakat. Pariwisata hingga ekonomi kerakyatan, merasakan dampak dari membeludaknya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara dalam event yang menonjolkan kearifan lokal yakni toleransi keberagaman masyarakat dalam bingkai rumah besar kita bersama, juga potensi sektor pariwisata yang melimpah,” kata Vicky.

Untuk mencapai visi Manado Kota Cerdas 2021, Lumentut – Bastiaan mengaku, pihaknya memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam mendukung program-program kota menuju kota layak huni, efisien dan berkesinambungan serta yang berwawasan lingkungan atau green based environment dengan menghadirkan Cerdas Command Center (C3), lengkap dengan berbagai aplikasi pendukung termasuk Call Center Manado Siaga 112 untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Bahkan, pada November 2018, Call Center Manado Siaga 112 dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia dengan meraih Gold Medal Category Best Emergency Service Center in the World 2018 oleh Contact Center World, di Praha, Republik Ceko.

“C3 berfungsi mengelola berbagai aplikasi untuk memonitor Kota Manado. Diantaranya, harga sembako, masalah kebersihan, kemacetan, keamanan, perakiraan cuaca, gempa bumi, jalan rusak, dan sebagainya. Terobosan ini sebagai upaya pemerintah menuju Manado Kota Cerdas tahun 2021,” tegas mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) itu.

Lanjut Vicky, fungsi lain C3 yakni untuk pengawasan dan pemantauan secara digital semua permasalahan masyarakat serta menindaklanjuti keluhan masyarakat secara tepat dan efisien.

Kesuksesan mengelola C3 dengan tak henti menghadirkan inovasi terbaru lewat pengembangan berbagai aplikasi, kini Kota Manado masuk dalam Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia.

Ini menjadi bukti, program untuk menjadikan Manado sebagai Kota Cerdas atau Smart City hampir tiga tahun terakhir, benar-benar nyata dan mulai berefek.

Sekedar diketahui, ada delapan aspek sistem utama melalui program Smart City Pemerintah Kota Manado, yaitu smart governance, smart infrastructure, smart technology, smart mobility, smart healthcare, smart energy, smart building,dan smart citizen.

Dimana, semuanya bertujuan untuk menyukseskan tiga dimensi utama pembangunan Kota Manado dalam hingga 2021, yaitu dimensi social (keamanan), ekonomi (daya saing) dan lingkungan (kenyamanan).

“Tentunya ditiga tahun kepemimpina saya bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, kita dapat melihat capaian pembangunan di RPJMD 2016-2021, sejauh mana yang sudah tercapai kita pertahankan dan tingkatkan lagi kedepan lebih baik, dan yang masih belum terealisasi pada tahun ke tiga ini, kita evaluasi bersama untuk dilaksanakan kedepan, pada tahun ke empat sehingga dapat berjalan dan bermanfaat bagi pemerintah dan rakyatku yang ada di Kota Manado,” ucap Walikota yang juga selaku Ketua P/KB Sinode GMIM.

(***Pemhum/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara