Kota Manado

Tidak Dipungut Biaya, Pantukhir Cata PK TNI AD Gelombang III Diikuti 435 Casis

Tidak Dipungut Biaya, Pantukhir Cata PK TNI AD Gelombang III Diikuti 435 Casis
Cata PK TNI AD Gelombang III

Editor: Sri Surya

Sebanyak 435 Calon Siswa (Casis) Tamtama mengikuti Pantukhir Cata PK TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di tingkat Sub Panpus, Senin (21/9/2026).

Dalam sidang tersebut, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., membacakan amanat Asisten Personalia Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M., yang menegaskan pentingnya seleksi prajurit yang transparan, objektif, dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

Pelaksanaan Pantukhir menjadi bagian penting dalam menentukan calon prajurit yang akan melanjutkan proses penerimaan Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI Angkatan Darat.

Proses ini sekaligus menegaskan bahwa setiap keputusan kelulusan harus berdasarkan hasil seleksi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hal ini penting bagi para calon dan orang tua karena penerimaan prajurit TNI AD ditegaskan tidak dipungut biaya atau gratis.

Para peserta juga diminta waspada terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta uang atau menawarkan jasa sebagai perantara.

Pantukhir Cata PK TNI AD Kedepankan Seleksi Transparan

Dalam amanat yang dibacakan Pangdam XIII/Merdeka, disebutkan bahwa TNI AD kini memasuki tahun kedua pembentukan satuan TP Tahap VI.

Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan personel harus dilakukan melalui mekanisme rekrutmen yang transparan sekaligus modern.

Staf Personalia TNI AD terus melakukan penguatan terhadap sistem penerimaan prajurit berkualitas.

Upaya itu dilakukan melalui digitalisasi dan transparansi, termasuk mengunggah data hasil pemeriksaan serta pengujian ke server Panpus dan menerapkan Computer Assisted Test (CAT) bagi seluruh calon.

Pembaruan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan prajurit TNI AD.

Proses seleksi juga diarahkan untuk menghasilkan prajurit berkualitas melalui tahapan yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam sidang, keputusan mengenai kelulusan wajib mengacu pada akumulasi data hasil seleksi secara menyeluruh.

Calon yang terpilih bukan hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan akademik, tetapi juga karakter yang tangguh serta loyalitas sebagai bagian dari persyaratan menjadi prajurit TNI AD.

Hasil Sidang Pantukhir Belum Menjadi Keputusan Final

Panitia juga mendapat penekanan untuk mencermati mekanisme pengumuman hasil seleksi dan melakukan verifikasi secara menyeluruh.

Langkah tersebut diperlukan agar calon yang dinyatakan lulus benar-benar sesuai dengan keputusan resmi.

Hasil Sidang Tingkat Sub Panpus dalam Pantukhir Cata PK TNI AD Gelombang III TA 2026 belum menjadi keputusan akhir.

Setelah tahap ini, masih akan berlangsung sidang verifikasi di tingkat Panpus yang menjadi tahapan terakhir sebelum hasil penerimaan diumumkan secara resmi.

Pelaksanaan Pantukhir diharapkan menghasilkan calon prajurit terbaik yang sesuai kebutuhan organisasi dan siap mengikuti pendidikan.

Seluruh panitia juga diminta menjalankan tugas dengan kejujuran, dedikasi, profesionalisme, serta penuh tanggung jawab.

Dengan mekanisme tersebut, seluruh tahapan penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang III TA 2026 diharapkan berlangsung tertib, transparan, akuntabel, serta bebas dari pungutan dan percaloan.

Bagi para calon, proses seleksi tetap menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan berdasarkan ketentuan dan hasil yang diperoleh masing-masing.

Turut hadir Wakil Panitia Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M., M.H., Aspers Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H., M.H., serta panitia pusat dan daerah lainnya. (***)