Menariknya, meskipun lebih banyak digunakan oleh konsumen yang sudah menikah, rata-rata nilai transaksi Paylater justru lebih tinggi di kalangan konsumen lajang, yaitu sekitar Rp350-400 ribu, dibandingkan konsumen yang sudah menikah yang rata-rata nilai transaksinya berada di kisaran Rp300-350 ribu.
Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen yang lajang lebih banyak mengandalkan Paylater untuk membeli kebutuhan yang nominalnya lebih tinggi.
– Makin banyak anak, konsumen makin banyak membeli produk dengan Paylater.
Pengguna yang belum memiliki anak membeli 38 produk dengan 11 transaksi per tahun.
Sedangkan pengguna yang memiliki 1-2 anak
membeli 48 produk dalam 13 transaksi, dan pengguna yang memiliki 3-5 anak membeli 53 produk dengan 13 transaksi.
Peningkatan ini mencerminkan Paylater makin diandalkan pengguna untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lebih tinggi.
– Pengguna umur 26-35 tahun tetap menjadi kelompok dengan jumlah transaksi terbanyak, yaitu 44,6%, namun kontribusi generasi yang lebih tua meningkat konsisten setiap tahunnya.
Meski masih didominasi kelompok umur 26-35 tahun dalam 3 tahun terakhir, namun proporsi
pengguna Paylater pada rentang usia 36-45 tahun meningkat konsisten dan menjadi kelompok umur yang membeli jumlah produk terbanyak selama setahun, yaitu rata-rata 56 produk.
Hal ini sejalan dengan makin tingginya rata-rata pendapatan bulanan kelompok umur 36 tahun ke atas.
Sejalan dengan semakin relevannya Paylater dalam tren belanja masyarakat, Kredivo sebagai penyedia Paylater terkemuka di Indonesia, berkomitmen untuk memperluas layanannya ke berbagai merchant di berbagai sektor.
Indina menjelaskan, seiring dengan masih rendahnya akses kredit di Indonesia, permintaan masyarakat akan layanan pembayaran yang dapat membantu mereka berbelanja kebutuhan tanpa khawatir akan cashflow makin meningkat.
“Merespon hal tersebut, kami konsisten mengintegrasikan layanan Kredivo dengan lebih banyak merchant baik skala nasional maupun lokal. Dengan strategi yang kami terapkan ini, serta tren penggunaan Paylater yang terus meningkat, Kredivo optimis bahwa Paylater tidak hanya menjadi alternatif pembayaran, tetapi juga akan menjadi pilihan utama pembayaran bagi masyarakat,” tutup Indina.
(***/srisurya)
