
Manado – Setelah sepekan aksi demo GMKI Kota Manado yang berujung sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka yang diduga merupakan aksi anarkis yang dilakukan sejumlah oknum Polisi dan ASN, akhirnya pimpinan lembaga DPRD Kota Manado mengeluarkan pernyataanya.
Wakil Ketua DPRD Kota Manado, Richard Sualang menyerukan permohonan maaf atas kejadian demo berdarah yang terjadi didalam ruang paripurna pada 1 Juni lalu.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota dewan, saya Richard Sualang memohon maaf atas terjadinya tindakan yang menimpa adik-adik saya di GMKI yang seharusnya tidak perlu terjadi tersebut,” kata Sualang.
Atas kejadian itu, ia pun mengecam segala tindakan kekerasan yang terjadi dan berharap keadilan dapat ditegakkan dalam dugaan kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan aparat pengayom masyarakat dan ASN.
“Saya berharap, seluruh oknum yang terlibat dapat ditindak sesuai hukum yang ada. Kalau ada ASN yang terlibat, saya akan meminta Sekwan untuk menindak tegas mereka. Sekali lagi mewakili lembaga dewan, saya memohon maaf kepada seluruh korban dan keluarga besar GMKI,” ungkap Sualang yang juga senior GMKI ini. (leriandokambey)
