Manado – Setelah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) beberapa waktu yang lalu telah melakukan tes Narkotika dan obat-obat terlarang lainnya (Narkoba) lewat tes urine pada semua pejabat serta pegawai di lingkup Provinsi, Wakil Gubernur Sulut DR. Djauhari Kansil mengharapkan hal serupa dapat dilakukan dilingkungan Kabupaten/Kota dan lingkup DPRD se-Sulut.
“Mari kita berikan contoh kepada generasi kita agar supaya generasi kita kuat dan sehat dimasa yang akan datang. Itukan mempengaruhi nanti kalau anak-anak kita memakai Narkobakan tenaganya berkurang, pikirannya tidak sehat dan produktif apalagi sampai putus sekolah, rugi kita. Jadi masalah ketahanan harus kita jaga, soal siapa yang akan mencontohkan yah torang kase contoh,” tutur Kansil
“Kitakan sudah bertekad bahwa tahun 2015 Sulut bebas dari Narkoba. Siapa yang melakukan itu? Kita semua dan aparat negara lebih dulu memberikan contoh.” ujarnya
Pemerintah Provinsi saat ini menurut Kansil sedang menyiapkan tempat rehabilitasi Narkoba yang bertempat di Kota Tomohon “Provinsi sedang menyiapkan tempat rehabilitasi dan mudah-mudahan tahun depan disetujui bangunannya yang dibangun di Tomohon.”ujar Kansil sembari menambahkan “ jangan sampai karna ada tempat rehabilitasi malah masyarakat semakin banyak menggunakan Narkoba, itu jangan sampai terjadi. Inikan fungsinya membantu masyarakat yang sudah terkena Narkoba, supaya generasi kita yang akan datang lebih baik”
Kansil mengharapkan hukuman seberat-beratnya bagi para pengedar Narkoba agar supaya bisa jerah dan dan pemerintah harus memberikan contoh. “Diharapkan semua Bupati/Walikota, pemerintah, pegawai harus tes Narkoba. Pemerintah harus memberikan contoh kepada masyarakat, kita giat-giatnya memberantas Narkoba lalu ada aparat negara itukan tidak memberikan contoh yang baik. (jrp)
