Minahasa

Teberan Tondano Dipoles Jadi Objek Wisata, Mungkinkah?

Strenght yang penting sekali adalah arus turis dalam dan luar negri akan meluap ke Tondano sebagai The Heart of Minahasa apalagi ketika Danau Tondano sudah berhasil di revitalisasi.

Selain kotanya semarak dengan pohon tabebuya warna-warni, teberannya meriah dengan warna lampu hias gemerlap di malam hari terpantul di air sungai.

Apalagi kalau Koperasi yang akan menangani sawah-sawah terlantar di Tondano sudah berhasil akan menambah daya tarik Tondano.

Tiba pada analisa “W” Weakness.

Pada proyek ini pembebasan tanah, solusinya pertama sukarela, karena nilai tambah tanah mereka menjadi tinggi.

Solusi kedua pakai perda, seperti waktu pembangunan universitas tanahku di Patar harus dijual ke pemerintah demi kepentingan umum.

Saat ini solusi ini bisa menarik karena Jokowi menetapkan ganti untung bukan ganti rugi.

“W” Yang lain adalah “modal”atau doi.

Pertama dari pemerintah dibuat anggarannya atau menggunakan dana desa. Atau ala Ahok kerja sama dengan Swasta asal proposalnya win-win solution.

Sekarang Analisa “O”dari Opportunity atau “Kesempatan” yg bagus untuk program ini.

Pada masa pandemi ini masyrakat sangat terbelenggu untuk bisa menikmati kebebasan bepergian, bila pandemi ini berlalu terjadi ledakan eforia dimana tempat-tempat hiburan akan dipenuhi masyarakat.

Bila pandemi usai terjadi rebound pada ekonomi seluruh dunia, perputaran uang sangat cepat luar biasa. Kesempatan ini harus cepat kita tangkap.

Pada saat yang sama pemerintah telah siap dengan infrastruktur laut udara dan darat. Mungkin rel kereta api sudah. tersambung dari Makassar ke Menado.

Terakhir adalah analisa “T” atau Thread atau ancaman pada keberhasilan program ini. Kalau semua berjalan dengan baik terbuka maka ancaman bisa di dilalui seperti keamanan, korupsi oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

(***/Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara