
Manado – Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Sulawesi Utara (Sulut) Parlindungan Tampubolon mengakui pihaknya sulit mengawasi setiap rambu-rambu lalu lintas dijalan raya terlebih di jalan Provinsi maupun jalan negara di Sulut.
Hal itu disampaikan Tampubolon saat ditanya beritamanado.com terkait banyaknya rambu-rambu lalu lintas dijalan raya yang rusak bahkan hilang.
“Itu yang seharusnya kita cari tahu, siapa yang rusak dan siapa ambil, torangkan sobangun itu, tapi kalau malam kita sulit mengawasi, sedangkan rumah gubernur bisa dicuri apalagi rambu-rambu lalu lintas seperti Mirror (kaca cembung jalan), itu susahnya kwa,” ujar Tampubolon.
Kedepan menurut dia pihaknya akan bekerjasama dengan aparat Desa setempat untuk mengawasi hal itu agar lebih efektif.
Saat ditanya apa perlu diserahkan ke Kabupaten/Kota, Tampubolon mengatakan hal itu bisa dilakukan.
“Rencananya begitu, kita akan serahkan ke Kabupaten/Kota, tetapi daerah yang rawan kecelakaan itu yang kita utamakan dulu,” kata Tampubolon. (Jrp)
