Mitra

‘Tampar’ Bawahan, Kabag Dipolisikan

Mitra – Mengejutkan yang terjadi dijajaran pemerintah Kabupaten Mitra, baru melewati kurang lebih 29 jam moment peringatan HUT ke-5 Mitra, aksi tak terpuji dengan cara ‘penampar’ bawahan dilakukan seorang pejabat dalam hal ini Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Sekdakab Mitra Berinisial BM. Akibatnya, sang pimpinan langsung dipolisikan oleh korban Telda Nelwan.

Berdasarkan informasi yang didapat sejumlah wartawan pos liputan Minahasa Tenggara, kejadiannya berawal dari persoalan yang interen antara atasan dan bawahan yang dimulai dari ruang Bagian Ortal, kemudian berlanjut dengan aksi rebut-ribut antara BM dan Telda hingga pada akhirnya membuat sang Kabag Ortal BM menamparnya.

Tak terima dengan perbuatan pimpinannya itu, Telda  kemudian melaporkan atasanya tersebut ke Polsek Urban Ratahan. Telda sendiri saat ditemui wartawan di ruang Polsek Urban Ratahan tengah diperiksa dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Ratahan yang selanjutnya menjalani visum ET Repertum di Puskesmas Ratahan. Telda pun enggan memberikan komentar atas apa yang dialaminya kepada para kulit tinta.

Kapolsek Urban Ratahan Kompol Al’abdi Irianto melalui KSPK Agus Ompi mengakui telah menerima laporan penganiayaan yang dilakukan Kabag Ortal berinisial BM terhadap Telda. “Sesuai dengan berita acara, pelapor dalam hal ini korban telah kita mintai keterangan, namun sampai saat ini kami masih dalam tahap pengambilan keterangan dari korban, dan belum dapat memanggil pelaku, bila pengambilan keterangan dan hasil visum baru sudah selesai, pihaknya akan segera memanggil pelaku,” jelas Agus.

Terlapor sendiri dalam hal ini Kabag Ortal MT membantah jika dirinya melakukan hal itu kepada bawahannya. Dijelaskannya, bahwa persoalan berwal saat Telda mempertanyakan terkait pemotongan pembayaran TKD. MT kemudian menjelaskan bahwa yang bersangkutan dalam daftar tercatat kurang lebih dua pecan tidak masuk kantor tanpa keterangan dan informasi. “Mungkin karena merasa tidak puas dengan hasil TKD, Telda kemudian mulai mengamuk dan mengadu ke Asisten III ibu Feibe Rondonuwu. Diruang Asisten Ia sendiri bertindak tidak sopan, sehingga selaku pimpinan saya menegur dirinya. Pada dasarnya tidak menampar, melainkan hanya mendorong kepala Telda, namun bertepatan dengan itu Telda kemudian berbalik sehingga mengenai pipi kirinya, dan itu bukan tamparan. Kita hanya mengingatkan dia untuk bertindak sebagaimana tupoksi seorang abdi negara, tidak lebih,” ungkap MT kepada BeritaManado saat ditemui di kediamannya Tombatu.(DUL)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara