Kota Bitung

Tak Bayar Uang Bangku, Siswa Terancam Tak Naik Kelas

SD Cokroaminoto Girian Kota Bitung (foto beritamanado)
SD Cokroaminoto Girian Kota Bitung (foto beritamanado)

Bitung – Himbauan Wakil Walikota, Max Lomban terhadap kepala-kepala sekolah agar tidak memumungut biaya terhadap siswa ditahun ajaran baru ini hanya isapan jempol belaka. Buktinya, sejumlah sekolah tetap saja meminta uang kepada orang tua siswa ketika melakukan pendaftaran dan pengambilan rapor.

Salah satunya Sekolah Dasar (SD) Cokriaminoto Girian yang tetap meminta biaya kepada para orang tua siswa. Lebih ironinya lagi, sekolah ini kembali meminta uang bangku kepada para siswa yang baru naik kelas.

“Katika mendaftar kami telah membayar uang bangku, tapi sekarang kembali dimintai uang baku saat anak saya naik kelas,” kata salah satu orang tua siswa yang meminta namanya dirahasiakan.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, menurut orang tua siswa lain, anak mereka diancam tidak akan naik kelas sebelum membayar uang bangku. “Kepsek tidak akan menaikkan anak kami jika tidak membayar uang bangku, padahal ketika mendaftar sudah melunasinya,” kata salah satu orang tua siswa yang mengaku anaknya akan naik kelas enam.

Para orang tua siswa mengaku mau tidak mau harus tetap memenuhi permintaan pihak sekolah soal uang bangku. Mengingat anak-anak mereka diancam tidak akan naik kelas jika tidak membayar uang tersebut.

“Kalau uang partisipasi kami bisa maklumi, tapi ini setiap penaikan kelas selalu ada uang bangku yang nilaianya ratusan ribu,” kata sejumlah orang tua siswa.

Sementara itu, Kepsek SD Cokroaminoto Girian, Samsia Pusung membantah jika pihaknya meminta uang bangku setiap penaikan kelas. “Itu tidak benar, kami hanya menagih kepada siswa yang belum membayar uang bangku ketika mendaftar,” kata Pusung, Rabu (26/6).

Ia mengaku, masih banyak siswa yang belum melunasi uang bangku ketika mendaftar. Dan uang tersebut baru ditagih kembali kepada orang tua yang belum dilunasi.(enk)